Jl. Ir. Soekarno Ngawi, Ngawi, Jawa Timur
Block
Selamat Datang di Website
PENGADILAN AGAMA NGAWI
PENGUMUMAN
Pengumuman
PROFIL SDM
Profil SDM
STATISTIK PEKARA
Statistik Perkara
BERITA LAINNYA
Berita Terkini

DP3AKB Bersama PA Ngawi Perkuat Peran Keluarga dalam Mencegah Judi Online

Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kabupaten Ngawi menyelenggarakan kegiatan edukasi bertema “Rumah adalah Sekolah Digital Pertama: Orangtua Tangguh, Anak Cerdas Digital” pada Rabu, 28 Oktober 2026, bertempat di Gedung Kesenian Kabupaten Ngawi. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman orang tua dan masyarakat mengenai pentingnya pendampingan anak dalam menghadapi perkembangan teknologi digital. Acara tersebut dihadiri oleh Kepala DP3AKB Kabupaten Ngawi, dr. Nugrahaningrum, serta Wakil Ketua Pengadilan Agama Ngawi, Ahsan Dawi, S.H., S.H.I., M.S.I., yang hadir sebagai narasumber. Peserta kegiatan berasal dari berbagai organisasi dan unsur masyarakat, antara lain Fatayat, Aisyiyah, Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII), dan Forum Puspa. Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan semakin memahami peran keluarga sebagai lingkungan pertama dalam membentuk perilaku digital yang aman, sehat, dan bertanggung jawab bagi anak.

Dalam pemaparannya, Ahsan Dawi menyampaikan pentingnya kewaspadaan orang tua terhadap berbagai risiko di ruang digital, khususnya praktik judi online (judol) yang dapat berdampak pada perempuan dan anak. Perkembangan teknologi yang semakin pesat memberikan kemudahan dalam mengakses informasi dan hiburan, tetapi juga menghadirkan ancaman apabila tidak disertai pengawasan dan literasi digital yang memadai. Modus judi online yang perlu diwaspadai antara lain taruhan olahraga, kasino virtual, permainan mesin slot, serta lotre atau undian berbasis taruhan. Akses yang mudah melalui perangkat digital dapat meningkatkan risiko seseorang terpapar aktivitas perjudian tanpa menyadari dampak yang ditimbulkannya. Oleh karena itu, orang tua perlu membangun komunikasi terbuka dengan anak, memberikan pemahaman tentang bahaya judi online, serta mendampingi penggunaan perangkat dan internet secara bijak. Upaya tersebut menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan keluarga yang aman dan mendukung tumbuh kembang anak di era digital.

Ahsan DP3AKB 28 Okt 26

Lebih lanjut, peserta diberikan pemahaman mengenai tanda-tanda perilaku kecanduan judi online yang perlu diwaspadai. Tanda-tanda tersebut antara lain terobsesi untuk terus berjudi, pengeluaran uang yang tidak terkendali, berbohong kepada anggota keluarga mengenai aktivitas atau keuangan, serta mengabaikan tanggung jawab sehari-hari. Apabila tidak ditangani dengan tepat, kebiasaan tersebut dapat menimbulkan berbagai dampak negatif, mulai dari kerugian finansial yang besar hingga gangguan kesehatan mental. Selain itu, kecanduan judi online juga berpotensi merusak hubungan sosial dan keluarga serta mendorong seseorang terjerat utang, termasuk pinjaman online (pinjol). Kondisi tersebut menunjukkan bahwa persoalan judi online tidak hanya berkaitan dengan perilaku individu, tetapi juga dapat memengaruhi ketahanan keluarga dan kesejahteraan perempuan serta anak. Dengan mengenali tanda-tandanya sejak dini, keluarga diharapkan mampu mengambil langkah pencegahan dan mencari bantuan sebelum dampaknya semakin luas.

Sebagai langkah pencegahan, orang tua dan masyarakat diajak untuk membatasi akses ke situs perjudian, mengelola keuangan secara bijak, memperkuat dukungan keluarga, serta berkonsultasi dengan tenaga profesional apabila menghadapi permasalahan kecanduan. Pendampingan anak di ruang digital juga perlu dilakukan melalui keteladanan, komunikasi yang hangat, dan kesepakatan keluarga mengenai penggunaan gawai dan internet. Kehadiran berbagai organisasi perempuan dan unsur masyarakat dalam kegiatan ini diharapkan dapat memperluas penyebaran informasi serta memperkuat gerakan bersama dalam melindungi keluarga dari bahaya judi online. Edukasi tersebut menegaskan bahwa rumah bukan sekadar tempat tinggal, melainkan ruang pertama bagi anak untuk belajar mengenali risiko, membangun karakter, dan menggunakan teknologi secara bertanggung jawab. Peran orang tua menjadi sangat penting dalam memastikan anak memperoleh manfaat dari perkembangan digital tanpa mengabaikan keselamatan dan kesejahteraannya.

Melalui kegiatan edukasi yang diselenggarakan DP3AKB Kabupaten Ngawi ini, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya literasi digital dan pencegahan judi online semakin meningkat. Kolaborasi antara pemerintah, keluarga, organisasi masyarakat, dan berbagai pihak terkait menjadi langkah strategis untuk menciptakan lingkungan yang aman bagi perempuan dan anak. Orang tua diharapkan tidak hanya menjadi pengawas, tetapi juga pendamping yang mampu memberikan pemahaman dan teladan dalam penggunaan teknologi. Sebagai pesan utama kegiatan, “Stop judi online, mari lindungi keluarga kita semua.” Pesan tersebut menjadi ajakan bagi seluruh masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, menjaga ketahanan keluarga, dan membangun budaya digital yang sehat. Dengan pengasuhan yang tangguh dan edukasi yang berkelanjutan, rumah diharapkan benar-benar menjadi sekolah digital pertama yang mampu membentuk generasi cerdas, bijak, dan bertanggung jawab dalam memanfaatkan teknologi.

  • Hits: 10

Sekretaris PA Ngawi Bahas Perencanaan Realisasi Anggaran Triwulan IV Tahun 2026

Pengadilan Agama Ngawi melaksanakan rapat kesekretariatan pada Senin, 26 Oktober 2026 bertempat di Ruang Sekretaris Pengadilan Agama Ngawi. Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Sekretaris Pengadilan Agama Ngawi, Benny Hardiyanto, S.H., dan diikuti oleh jajaran pejabat serta pegawai di lingkungan kesekretariatan. Kegiatan ini diselenggarakan sebagai bagian dari upaya memperkuat koordinasi dan meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas administrasi kesekretariatan. Fokus utama pembahasan dalam rapat ini adalah perencanaan realisasi anggaran Triwulan IV Tahun 2026. Melalui rapat tersebut, diharapkan seluruh bagian terkait dapat menyelaraskan langkah dan menyusun strategi pelaksanaan anggaran secara terencana, efektif, dan akuntabel.

Rapat dihadiri oleh Kepala Subbagian Kepegawaian, Organisasi, dan Tata Laksana, Muhammad Ali Qoyyimuddin, S.H.I., Kepala Subbagian Umum dan Keuangan, M. Luthfi Hapsoro, S.H., Pranata Keuangan APBN, Berti Yussi Ekasari, A.Md., Pranata Komputer, Muhammad Ismail Hasan, S.Kom., serta Pengolah Data dan Informasi, Riofitri Susanti, A.Md. Kehadiran para pejabat dan pegawai tersebut menjadi bagian penting dalam mendukung koordinasi lintas bidang, khususnya terkait perencanaan dan pelaksanaan anggaran. Setiap unsur memiliki peran sesuai tugas dan fungsi masing-masing dalam menunjang kelancaran administrasi serta pengelolaan sumber daya satuan kerja. Dengan koordinasi yang baik, berbagai kebutuhan dan kendala yang berkaitan dengan pelaksanaan anggaran dapat diidentifikasi dan dibahas bersama. Hal ini juga menjadi wujud komitmen bersama dalam mendukung tata kelola pemerintahan yang baik di lingkungan Pengadilan Agama Ngawi.

Rapat KSK 26 Okt 2026

Dalam pembahasan, rapat menitikberatkan pada perencanaan realisasi anggaran Triwulan IV Tahun 2026 agar pelaksanaannya dapat berjalan sesuai dengan rencana kerja dan ketentuan yang berlaku. Perhatian diberikan pada pentingnya kesesuaian antara perencanaan kebutuhan, jadwal pelaksanaan kegiatan, dan ketersediaan anggaran. Selain itu, koordinasi antarbagian diperlukan untuk memastikan setiap program dan kegiatan yang telah direncanakan dapat dilaksanakan secara optimal. Pengelolaan anggaran yang baik juga membutuhkan ketelitian dalam administrasi, ketepatan dalam pelaksanaan, serta pemantauan secara berkala terhadap perkembangan realisasi. Melalui pembahasan ini, seluruh peserta diharapkan dapat meningkatkan sinergi dan tanggung jawab dalam mendukung pencapaian target realisasi anggaran pada akhir tahun.

Sekretaris Pengadilan Agama Ngawi, Benny Hardiyanto, S.H., menekankan pentingnya perencanaan yang matang, koordinasi yang berkesinambungan, dan tanggung jawab dalam setiap tahapan pengelolaan anggaran. Rapat kesekretariatan ini menjadi sarana untuk menyamakan persepsi serta memperkuat komitmen seluruh jajaran dalam mewujudkan pengelolaan anggaran yang efektif, efisien, transparan, dan akuntabel. Setiap bagian diharapkan dapat menjalankan tugas sesuai dengan kewenangannya serta memastikan pelaksanaan kegiatan tetap berpedoman pada peraturan yang berlaku. Dengan perencanaan yang baik dan kerja sama yang solid, realisasi anggaran Triwulan IV diharapkan dapat mendukung kelancaran pelaksanaan tugas dan fungsi Pengadilan Agama Ngawi. Semangat kolaborasi tersebut menjadi landasan penting dalam meningkatkan kualitas kinerja organisasi dan pelayanan kepada masyarakat.

Sebagai pesan dalam pelaksanaan tugas kesekretariatan, “Perencanaan yang matang, koordinasi yang kuat, dan pengelolaan anggaran yang akuntabel merupakan kunci untuk mewujudkan kinerja organisasi yang efektif dan bertanggung jawab.” Pesan ini diharapkan dapat menjadi pengingat bagi seluruh jajaran untuk senantiasa mengedepankan profesionalisme, integritas, dan kedisiplinan dalam melaksanakan setiap tugas. Melalui rapat kesekretariatan ini, Pengadilan Agama Ngawi terus berupaya memperkuat tata kelola administrasi dan keuangan guna mendukung pelaksanaan tugas peradilan yang optimal. Dengan demikian, perencanaan realisasi anggaran Triwulan IV Tahun 2026 diharapkan dapat terlaksana secara terarah dan memberikan kontribusi positif terhadap pencapaian target kinerja satuan kerja.

  • Hits: 35

Apel Akbar Hari Santri Nasional 2026, Perkuat Sinergi Santri Kab. Ngawi

Apel Akbar dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional (HSN) Kabupaten Ngawi Tahun 2026 digelar di Alun-Alun Merdeka Kabupaten Ngawi. Pada hari Senin, 26 Oktober 2026. Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Ngawi H. Ony Anwar Harsono, S.T., M.H., bersama Wakil Bupati Ngawi Dr. Dwi Rianto Jatmiko, M.H., M.Si. Apel akbar ini turut dihadiri oleh Ketua Pengadilan Agama Ngawi, Miftahul Huda, S.Ag., M.H., serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Ngawi dan para peserta apel. Peringatan Hari Santri Nasional menjadi momentum untuk mengenang kontribusi santri dan ulama dalam perjuangan kemerdekaan sekaligus memperkuat peran santri dalam pembangunan bangsa. Selain itu, kegiatan ini menjadi sarana untuk mempererat hubungan antarlembaga dalam mendukung terciptanya pelayanan masyarakat yang semakin terpadu dan berkualitas.

Pelaksanaan apel akbar tidak hanya menjadi bentuk penghormatan terhadap perjuangan para santri, tetapi juga menjadi pengingat pentingnya menjaga nilai-nilai keagamaan, persatuan, dan semangat kebangsaan. Melalui peringatan ini, seluruh elemen masyarakat diajak untuk terus menumbuhkan sikap disiplin, tanggung jawab, serta kepedulian terhadap lingkungan sosial. Nilai-nilai yang diajarkan di lingkungan pesantren, seperti keikhlasan, kemandirian, dan pengabdian, diharapkan dapat diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat maupun dalam pelaksanaan tugas pemerintahan. Kehadiran berbagai unsur pimpinan daerah dalam kegiatan tersebut mencerminkan pentingnya kebersamaan dalam membangun Kabupaten Ngawi. Dengan semangat Hari Santri Nasional, sinergi antara pemerintah daerah, lembaga peradilan, dan masyarakat diharapkan semakin kuat dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan.

Apel Hari Santri 26 okt 2026

Partisipasi Ketua Pengadilan Agama Ngawi dalam kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergitas antara Pengadilan Agama Ngawi dan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kabupaten Ngawi. Kolaborasi antarlembaga memiliki peran penting dalam mendukung penyelenggaraan pelayanan publik yang lebih efektif, terkoordinasi, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Sinergi tersebut diharapkan dapat mendorong komunikasi serta koordinasi yang semakin baik dalam pelaksanaan tugas dan fungsi masing-masing instansi. Dengan adanya kerja sama yang berkesinambungan, berbagai kebutuhan masyarakat diharapkan dapat ditangani secara lebih terarah sesuai kewenangan setiap lembaga. Upaya ini sekaligus menegaskan bahwa peningkatan kualitas pelayanan masyarakat membutuhkan komitmen bersama, keterbukaan dalam koordinasi, serta tanggung jawab dari seluruh unsur terkait.

Momentum Hari Santri Nasional Tahun 2026 juga mengingatkan bahwa pengabdian kepada masyarakat dapat diwujudkan melalui berbagai bidang, baik pendidikan, keagamaan, maupun sosial. “Dari pesantren kita belajar ilmu, dari ulama kita belajar perjuangan, dan dari Indonesia kita belajar arti pengabdian.” Pesan tersebut menjadi pengingat pentingnya membangun kerja sama yang berkelanjutan demi memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Semangat kebersamaan yang tercermin dalam apel akbar diharapkan tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi diwujudkan melalui langkah konkret dalam pelaksanaan tugas sehari-hari. Setiap instansi diharapkan terus meningkatkan profesionalisme, menjaga integritas, dan mengedepankan kepentingan masyarakat dalam memberikan pelayanan. Dengan demikian, nilai-nilai Hari Santri Nasional dapat menjadi inspirasi bagi seluruh elemen daerah untuk berkontribusi dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik yang lebih baik.

Melalui Apel Akbar Hari Santri Nasional Kabupaten Ngawi Tahun 2026 yang berlangsung di Alun-Alun Merdeka pada 26 Oktober 2026, diharapkan semangat persatuan, pengabdian, dan kebangsaan semakin mengakar dalam kehidupan masyarakat. Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat sinergitas antara Pengadilan Agama Ngawi, pemerintah daerah, dan unsur Forkopimda dalam mendukung pelayanan masyarakat yang terpadu. Ke depan, koordinasi dan kolaborasi antarlembaga diharapkan terus ditingkatkan agar pelaksanaan tugas masing-masing instansi dapat berjalan secara optimal. Peringatan Hari Santri Nasional juga diharapkan mendorong generasi muda, khususnya kalangan santri, untuk terus berperan aktif dalam pembangunan daerah. Dengan semangat kebersamaan dan pengabdian, Kabupaten Ngawi diharapkan semakin mampu menghadirkan pelayanan yang berkualitas serta memberikan manfaat bagi seluruh lapisan masyarakat.

  • Hits: 30

Tak Sekedar Istighosah! Hari Santri 2026 di Ngawi Hadirkan Inovasi Digital untuk Santri

Pemerintah Kabupaten Ngawi menyelenggarakan kegiatan Istighosah dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional (HSN) Tahun 2026 di Pendopo Wedya Graha Kabupaten Ngawi, Minggu, 25 Oktober 2026. Kegiatan ini dipimpin oleh Bupati Ngawi H. Ony Anwar Harsono, S.T., M.H., bersama Wakil Bupati Ngawi Dr. Dwi Rianto Jatmiko, M.H., M.Si. Acara tersebut juga dihadiri oleh Ketua Pengadilan Agama Ngawi, Miftahul Huda, S.Ag., M.H., serta para undangan yang turut mengikuti rangkaian kegiatan. Istighosah diselenggarakan sebagai bentuk ikhtiar spiritual untuk memanjatkan doa kepada Allah SWT sekaligus mempererat silaturahmi antara pemerintah daerah dan masyarakat. Peringatan Hari Santri Nasional ini menjadi momentum untuk mengenang peran santri dalam perjalanan bangsa serta memperkuat nilai-nilai keagamaan, kebangsaan, dan kebersamaan di Kabupaten Ngawi.

Pelaksanaan istighosah berlangsung sebagai sarana untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan sekaligus memohon keberkahan bagi masyarakat dan daerah Kabupaten Ngawi. Melalui doa bersama, para peserta diajak untuk memperkuat persatuan, menjaga kerukunan, serta menumbuhkan kepedulian sosial dalam kehidupan bermasyarakat. Kehadiran jajaran pemerintah daerah dan unsur lembaga peradilan menunjukkan pentingnya sinergi berbagai elemen dalam menjaga kehidupan masyarakat yang harmonis. Momentum Hari Santri Nasional juga menjadi pengingat atas kontribusi para santri dan ulama dalam memperjuangkan kemerdekaan serta membangun karakter bangsa. Nilai-nilai keikhlasan, kedisiplinan, kemandirian, dan semangat pengabdian yang tumbuh di lingkungan pesantren diharapkan terus menjadi inspirasi dalam kehidupan sehari-hari.

Istigosah Hari Santri 22 okt 26

Selain istighosah, kegiatan tersebut dirangkai dengan peluncuran Marketplace Kang Santri, sebuah inisiatif yang diharapkan dapat mendukung pengembangan usaha dan pemasaran produk para santri serta pelaku usaha yang terlibat. Peluncuran ini menjadi bagian dari upaya mendorong pemanfaatan teknologi digital dalam memperluas akses pasar dan meningkatkan daya saing produk. Kehadiran marketplace diharapkan membuka peluang bagi produk-produk lokal untuk menjangkau konsumen secara lebih luas melalui platform digital. Inisiatif ini juga mencerminkan pentingnya mendorong kemandirian ekonomi santri agar tidak hanya berperan dalam bidang pendidikan dan keagamaan, tetapi juga mampu berkontribusi dalam pengembangan ekonomi masyarakat. Melalui pemanfaatan teknologi informasi, potensi usaha berbasis pesantren diharapkan dapat berkembang dan mengikuti perubahan pola perdagangan di era digital.

Penyelenggaraan Istighosah Hari Santri Nasional Kabupaten Ngawi Tahun 2026 yang dirangkaikan dengan peluncuran Marketplace Kang Santri menggabungkan penguatan nilai spiritual dengan dorongan terhadap pemberdayaan ekonomi. Kedua kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat peran santri dalam kehidupan sosial, keagamaan, dan pembangunan daerah. Semangat kebersamaan yang dibangun melalui doa bersama diharapkan berjalan seiring dengan upaya meningkatkan kreativitas, produktivitas, dan kemandirian ekonomi. “Hari Santri menjadi momentum untuk memperkuat keimanan, menjaga persatuan, serta mendorong santri agar terus berkarya, mandiri, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.” Pesan tersebut menegaskan pentingnya menjaga tradisi keagamaan sekaligus membuka diri terhadap inovasi yang relevan dengan perkembangan zaman. Dengan demikian, peringatan Hari Santri Nasional tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi pengingat untuk terus mengamalkan nilai-nilai pesantren dalam kehidupan bermasyarakat dan berkontribusi bagi kemajuan Kabupaten Ngawi.

Melalui kegiatan yang berlangsung di Pendopo Wedya Graha Kabupaten Ngawi ini, diharapkan semangat Hari Santri Nasional semakin mempererat hubungan antara pemerintah daerah, kalangan pesantren, dan masyarakat. Peluncuran Marketplace Kang Santri juga diharapkan menjadi langkah awal dalam memperluas pemanfaatan teknologi digital untuk mendukung pemasaran produk dan pengembangan usaha. Keberhasilan inisiatif tersebut memerlukan dukungan, partisipasi, serta kolaborasi berkelanjutan dari berbagai pihak. Dengan mengedepankan nilai religius, semangat kebangsaan, dan kemandirian ekonomi, para santri diharapkan dapat terus mengambil peran dalam menghadapi tantangan masa depan. Semangat Hari Santri Nasional Tahun 2026 pun diharapkan menjadi inspirasi untuk mewujudkan masyarakat Kabupaten Ngawi yang religius, harmonis, produktif, dan sejahtera.

  • Hits: 29

PA Ngawi Perkuat Tata Kelola Media Massa Dan Media Sosial melalui Sosialisasi Pedoman MA RI

Pengadilan Agama (PA) Ngawi mengikuti kegiatan Sosialisasi Pedoman Pengelolaan Media Massa dan Media Sosial yang diselenggarakan oleh Sekretariat Mahkamah Agung Republik Indonesia (MA RI) pada Selasa, 20 Oktober 2026. Kegiatan tersebut dilaksanakan secara daring melalui Zoom dan diikuti oleh Tim Media PA Ngawi dari Media Center Kantor Pengadilan Agama Ngawi. Sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan pemahaman mengenai tata kelola media massa dan media sosial yang sesuai dengan ketentuan serta kode etik yang berlaku di lingkungan Mahkamah Agung RI. Kegiatan ini menjadi sarana penting bagi aparatur peradilan dalam memahami batasan dan tanggung jawab saat menyampaikan informasi kepada publik melalui platform digital. Melalui sosialisasi tersebut, PA Ngawi berkomitmen untuk mendukung pengelolaan informasi yang profesional, transparan, akuntabel, dan tetap menjaga kehormatan institusi peradilan. Kegiatan ini diikuti oleh sejumlah anggota Tim Media PA Ngawi, yaitu Hakim PA Ngawi Sapuan, S.H.I., M.H., Kepala Subbagian Perencanaan, Teknologi Informasi, dan Pelaporan Antoni Windika, S.H., Panitera Muda Hukum Khoirurrozi, S.Sy., Pranata Komputer Ahli Pertama Muhammad Ismail Hasan, S.Kom., Jurusita Pengganti Yanti Muslikah, A.Md., Pengolah Data dan Informasi Riofitri Susanti, A.Md., Pengelola Layanan Operasional Santosa Budi Raharjo, S.H., serta Arsiparis Dwi Ambar Alfiyah, A.Md.S.I. Seluruh peserta mengikuti pemaparan materi secara daring dari Media Center PA Ngawi. 

Salah satu pokok pembahasan dalam sosialisasi ini adalah pentingnya perencanaan konten secara terstruktur melalui penyusunan kalender konten bulanan. Perencanaan tersebut diharapkan dapat membantu satuan kerja mengelola publikasi secara konsisten, terarah, dan sesuai dengan kebutuhan informasi masyarakat. Dalam pelaksanaannya, keterbukaan informasi dan independensi aparatur harus berjalan beriringan tanpa mengabaikan perlindungan data pribadi maupun informasi yang tidak boleh dipublikasikan. Selain itu, setiap aparatur diingatkan untuk memperhatikan kode etik hakim dan ketentuan perilaku ASN Mahkamah Agung RI ketika membuat atau mengunggah konten pada akun media sosial pribadi. Penggunaan atribut resmi Mahkamah Agung RI dalam konten pribadi juga perlu dihindari agar tidak menimbulkan persepsi bahwa unggahan tersebut merupakan pernyataan atau representasi resmi institusi.

Zoom Medsos 20 Okt 26

Materi sosialisasi turut membahas pemanfaatan teknologi, termasuk kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI), dalam pembuatan konten digital. Kreativitas dalam mengelola media sosial tetap diberikan kepada masing-masing satuan kerja, tetapi harus dilaksanakan dengan memperhatikan batasan dan etika yang berlaku. Penggunaan AI, misalnya dalam pembuatan desain ucapan hari besar nasional yang menampilkan foto pimpinan, harus dilakukan secara bertanggung jawab dan tidak mengubah identitas maupun karakter asli seseorang. Ketentuan tersebut menjadi perhatian penting untuk menjaga keaslian informasi, mencegah penyalahgunaan teknologi, serta mempertahankan kepercayaan masyarakat terhadap konten resmi lembaga peradilan. Pesan yang ditekankan dalam kegiatan ini adalah, “Kreativitas dalam bermedia sosial harus berjalan seiring dengan kepatuhan terhadap kode etik, perlindungan data pribadi, dan tanggung jawab menjaga marwah institusi.”

Melalui keikutsertaan dalam sosialisasi ini, PA Ngawi diharapkan dapat semakin meningkatkan kualitas pengelolaan media massa dan media sosial sebagai sarana penyampaian informasi publik yang akurat, informatif, dan bertanggung jawab. Pengetahuan yang diperoleh menjadi bekal bagi Tim Media PA Ngawi dalam menyusun strategi publikasi yang lebih terencana, sekaligus memastikan setiap konten yang diproduksi sesuai dengan pedoman dan ketentuan yang berlaku. Penerapan kalender konten bulanan, kehati-hatian dalam membagikan informasi, serta penggunaan teknologi secara etis diharapkan mampu mendukung terwujudnya komunikasi publik yang profesional. Dengan demikian, pemanfaatan media digital tidak hanya menjadi sarana dokumentasi kegiatan, tetapi juga bagian dari upaya memperkuat transparansi dan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap lembaga peradilan. PA Ngawi berkomitmen untuk terus mengembangkan pengelolaan media yang adaptif terhadap perkembangan teknologi tanpa mengesampingkan integritas, independensi, dan kehormatan institusi.

  • Hits: 35

Page 2 of 131

Visitor :

Today: 98
Yesterday: 116
This Week: 1,101
Last Week: 735
This Month: 5,717
Last Month: 2,106
This Year: 30,913
Last Year: 20,315
Total: 51,228
Indonesia 61.9% Indonesia
United States of America 12.2% United States of America
India 6.7% India
Singapore 3.6% Singapore
China 3.3% China

Total:

121

Countries

 

Pengadilan Agama Ngawi :

Jl. Ir. Soekarno, Ngawi . Kode Pos 63214

Jawa Timur - Indonesia

Telp. 0351-745336

Email : pa.ngawi@gmail.com

__________________________________

Social Media :

pa.ngawi

pengadilan.agama.ngawi

pa.ngawi.1882

pengadilanagama.ngawi

pa_ngawi

 

 

Jam Pelayanan :

Hari Senin - Kamis : 08.00 - 16.00 WIB

Istirahat : 12.00 - 13.00 WIB

___________________________

Hari Jumat : 07.30 - 16.00 WIB

Istirahat : 11.00 - 13.00 WIB

 

 

Copyright © 2024 Team IT Pengadilan Agama Ngawi

CCTV
Facebook YouTube Instagram WhatsApp X X