Jl. Ir. Soekarno Ngawi, Ngawi, Jawa Timur
Block
Selamat Datang di Website
PENGADILAN AGAMA NGAWI
PENGUMUMAN
Pengumuman
PROFIL SDM
Profil SDM
STATISTIK PEKARA
Statistik Perkara
BERITA LAINNYA
Berita Terkini

Menuju Milad Emas PTA Surabaya, PA Ngawi Siap Unjuk Kreativitas!

Pengadilan Agama Ngawi menggelar rapat Sekretaris dan Kepala Subbagian (Kasubbag) pada Senin, 5 Oktober 2026, bertempat di Ruang Sekretaris Pengadilan Agama Ngawi. Rapat dipimpin langsung oleh Sekretaris Pengadilan Agama Ngawi, Benny Hardiyanto, S.H., dan dihadiri oleh Kasubbag Umum dan Keuangan M. Luthfi Hapsoro, S.H., Kasubbag Kepegawaian, Organisasi, dan Tata Laksana Muhammad Ali Qoyyimuddin, S.H.I., serta Kasubbag Perencanaan, Teknologi Informasi, dan Pelaporan Antoni Windika, S.H. Pertemuan tersebut dilaksanakan sebagai bagian dari persiapan dan koordinasi internal dalam menyemarakkan peringatan Milad ke-50 Pengadilan Tinggi Agama Surabaya tahun 2026. Rapat membahas langkah-langkah yang perlu dipersiapkan agar partisipasi Pengadilan Agama Ngawi dalam rangkaian kegiatan Milad dapat terlaksana secara terkoordinasi dan optimal. Koordinasi antara Sekretaris dan para Kasubbag menjadi bagian penting untuk memastikan setiap persiapan dapat dilaksanakan sesuai tugas dan tanggung jawab masing-masing.

Salah satu agenda utama yang dibahas dalam rapat adalah Penunjukan Tim Lomba Peringatan Milad Pengadilan Tinggi Agama Surabaya ke-50 Tahun 2026. Beberapa cabang lomba yang akan diikuti dalam rangka memeriahkan peringatan tersebut meliputi Lomba Vocal Group, Lomba Ucapan Milad PTA Surabaya, Lomba Cipta dan Pembacaan Puisi, serta Lomba Film Pendek dengan tema “Pelayanan Prima dan Berintegritas”. Pembahasan dilakukan untuk menentukan personel yang akan terlibat dalam masing-masing lomba sekaligus mempersiapkan kebutuhan teknis dan materi yang diperlukan. Penunjukan tim diharapkan dapat dilakukan secara tepat dengan mempertimbangkan kemampuan dan kesiapan masing-masing personel. Dengan pembagian tugas yang jelas, seluruh rangkaian persiapan diharapkan dapat berjalan efektif dan sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan.

Rapat kasub 5 okt 26Dalam rapat tersebut, Sekretaris Pengadilan Agama Ngawi bersama para Kasubbag juga melakukan koordinasi mengenai strategi persiapan setiap cabang lomba. Lomba Vocal Group akan menjadi wadah untuk menampilkan kreativitas dan kekompakan aparatur, sedangkan Lomba Ucapan Milad PTA Surabaya menjadi bentuk partisipasi dalam menyampaikan apresiasi dan ucapan peringatan hari jadi. Sementara itu, Lomba Cipta dan Pembacaan Puisi diharapkan dapat memberikan ruang bagi kreativitas serta ekspresi seni para peserta. Adapun Lomba Film Pendek bertema “Pelayanan Prima dan Berintegritas” menjadi kesempatan untuk menyampaikan nilai-nilai pelayanan dan integritas melalui media audio visual. Seluruh kegiatan tersebut diharapkan dapat mempererat kebersamaan sekaligus membangun semangat positif di lingkungan Pengadilan Agama Ngawi dalam menyemarakkan Milad ke-50 Pengadilan Tinggi Agama Surabaya.

Sekretaris Pengadilan Agama Ngawi, Benny Hardiyanto, S.H., menekankan pentingnya kerja sama dan kesungguhan seluruh pihak dalam mempersiapkan kegiatan tersebut. Menurutnya, partisipasi dalam rangkaian Milad tidak hanya berorientasi pada perlombaan, tetapi juga menjadi sarana untuk memperkuat kebersamaan, kreativitas, dan semangat memberikan pelayanan terbaik. “Mari kita persiapkan setiap lomba dengan penuh semangat, kekompakan, dan tanggung jawab. Yang terpenting bukan hanya hasil perlombaan, tetapi bagaimana kita dapat menunjukkan kreativitas, kebersamaan, serta nilai pelayanan prima dan integritas yang menjadi bagian dari pelaksanaan tugas kita,” pesan Benny Hardiyanto. Pesan tersebut menjadi dorongan bagi seluruh jajaran untuk mempersiapkan setiap kegiatan secara maksimal. Melalui koordinasi yang baik dan dukungan seluruh aparatur, Pengadilan Agama Ngawi diharapkan dapat berpartisipasi aktif dalam menyemarakkan Milad ke-50 Pengadilan Tinggi Agama Surabaya Tahun 2026.

  • Hits: 27

Pembinaan Daerah Hakim Agung MA RI, PA Ngawi Perkokoh Integritas dan Profesionalisme Peradilan

Pengadilan Agama Ngawi mengikuti kegiatan Pembinaan Daerah oleh Hakim Agung Pengawas Mahkamah Agung Republik Indonesia yang diselenggarakan oleh Pengadilan Tinggi Surabaya (PT Surabaya), Senin, 5 Oktober 2026. Kegiatan tersebut dilaksanakan secara daring melalui Zoom dan diikuti oleh seluruh jajaran peradilan se-Jawa Timur. Dari Pengadilan Agama Ngawi, kegiatan berlangsung di Media Center Pengadilan Agama Ngawi dan dihadiri oleh Ketua Pengadilan Agama Ngawi, Miftahul Huda, S.Ag., M.H., Wakil Ketua Ahsan Dawi, S.H., S.H.I., M.S.I., Panitera Tamaji, S.Ag., M.H., serta seluruh Hakim Pengadilan Agama Ngawi. Kegiatan pembinaan ini menjadi sarana bagi jajaran peradilan untuk mendapatkan arahan dan penguatan secara langsung dari para Hakim Agung terkait pelaksanaan tugas dan fungsi peradilan. Selain itu, kegiatan tersebut juga menjadi momentum untuk memperkuat komitmen aparatur peradilan dalam menjaga integritas dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Kegiatan diawali dengan sambutan dari Ketua Pengadilan Tinggi Surabaya, Sujatmiko, S.H., M.H. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan pentingnya pembinaan bagi seluruh jajaran peradilan sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas pelaksanaan tugas dan tanggung jawab. Pembinaan juga menjadi wadah untuk menyampaikan berbagai arahan serta menyamakan persepsi dalam pelaksanaan tugas di lingkungan peradilan. Seluruh aparatur diharapkan dapat melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, disiplin, dan berpedoman pada ketentuan yang berlaku. Dengan adanya pembinaan secara berkala, setiap satuan kerja diharapkan mampu melakukan evaluasi dan terus meningkatkan kualitas kinerja serta pelayanan kepada masyarakat pencari keadilan.

Pembinaan Hakim Agung PT Sby 5 okt 26Setelah sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan Pembinaan Peradilan Umum dan Peradilan Agama yang disampaikan oleh Yang Mulia Prof. Dr. Hamdi, S.H., M.Hum. dan Yang Mulia Sutarjo, S.H., M.H. Dalam sesi tersebut, para peserta mendapatkan berbagai arahan dan penguatan berkaitan dengan pelaksanaan tugas di lingkungan peradilan umum dan peradilan agama. Pembinaan kemudian dilanjutkan dengan materi Pembinaan Peradilan Tata Usaha Negara (TUN) yang disampaikan oleh Yang Mulia Dr. Cerah Bangun, S.H., M.H., LL.M. in Taxation. Rangkaian pembinaan selanjutnya diisi dengan Pembinaan Kamar Militer oleh Yang Mulia Brigjen (Purn) Dr. Tama Ulinta Br Tarigan, S.H., M.Kn. Penyampaian materi dari masing-masing kamar peradilan memberikan penguatan kepada seluruh peserta mengenai pelaksanaan tugas, profesionalisme, integritas, serta tanggung jawab dalam menjalankan fungsi peradilan.

Jajaran Pengadilan Agama Ngawi mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Kehadiran Ketua, Wakil Ketua, serta seluruh hakim menunjukkan komitmen untuk terus mengikuti arahan dan pembinaan dari Mahkamah Agung RI. Berbagai materi dan arahan yang disampaikan diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi sekaligus pedoman dalam meningkatkan kualitas pelaksanaan tugas di satuan kerja. Pembinaan tersebut juga menjadi pengingat bahwa setiap aparatur peradilan memiliki tanggung jawab untuk menjaga kehormatan lembaga peradilan serta memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat. “Integritas harus menjadi landasan dalam menjalankan tugas, sedangkan profesionalisme harus diwujudkan melalui kinerja dan pelayanan yang berkualitas,” menjadi pesan penting yang relevan bagi seluruh aparatur peradilan.

Dengan mengikuti kegiatan Pembinaan Daerah tersebut, Pengadilan Agama Ngawi berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas kinerja, menjaga integritas, dan memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat pencari keadilan. Arahan yang disampaikan dalam kegiatan ini diharapkan dapat diterapkan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari, baik dalam bidang teknis yudisial maupun administrasi peradilan. Pembinaan secara berkelanjutan juga diharapkan mampu memperkuat sinergi dan kesamaan langkah seluruh satuan kerja peradilan di wilayah Jawa Timur. Melalui semangat perbaikan dan evaluasi yang terus dilakukan, Pengadilan Agama Ngawi akan senantiasa berupaya memberikan pelayanan peradilan yang profesional, transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

  • Hits: 32

Rapat Koordinasi Wilayah PTA Surabaya, PA Ngawi Perkuat Koordinasi dan Sinergi

Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Surabaya menyelenggarakan Rapat Koordinasi Wilayah PTA Surabaya pada Jumat, 2 Oktober 2026. Kegiatan tersebut diikuti oleh Pengadilan Agama Ngawi secara daring melalui Zoom dari Media Center Pengadilan Agama Ngawi. Dalam kegiatan tersebut, Pengadilan Agama Ngawi diwakili oleh Ketua Pengadilan Agama Ngawi Miftahul Huda, S.Ag., M.H., Sekretaris Benny Hardiyanto, S.H., dan Panitera Tamaji, S.Ag., M.H. Rapat koordinasi tersebut menjadi forum untuk memperkuat komunikasi dan sinergi antara Pengadilan Tinggi Agama Surabaya dengan pengadilan agama di wilayah hukumnya. Kegiatan ini juga menjadi sarana penyampaian informasi, pembahasan berbagai hal terkait pelaksanaan tugas, serta penyamaan persepsi dalam mendukung penyelenggaraan peradilan yang efektif dan profesional.

Pelaksanaan rapat secara daring memungkinkan Pengadilan Agama Ngawi tetap terhubung dengan Pengadilan Tinggi Agama Surabaya dan satuan kerja lainnya dalam satu forum koordinasi. Ketua, sekretaris, dan panitera Pengadilan Agama Ngawi mengikuti jalannya rapat dari Media Center dengan memperhatikan setiap agenda yang disampaikan. Koordinasi antara unsur pimpinan, kepaniteraan, dan kesekretariatan menjadi bagian penting dalam memastikan pelaksanaan tugas pengadilan berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Melalui forum tersebut, berbagai informasi dan arahan dari PTA Surabaya dapat diterima secara langsung oleh satuan kerja di tingkat pertama. Hal ini sekaligus mendukung terwujudnya komunikasi yang lebih efektif dalam pelaksanaan administrasi peradilan dan administrasi umum.

Rakor PTA Surabaya 2 okt 26

Rapat koordinasi wilayah juga menjadi momentum untuk memperkuat sinergi dalam menghadapi berbagai kebutuhan dan tantangan penyelenggaraan peradilan. Setiap satuan kerja memiliki peran masing-masing dalam mendukung kelancaran pelayanan kepada masyarakat, baik melalui bidang teknis yustisial maupun administrasi kepaniteraan dan kesekretariatan. Karena itu, koordinasi secara berkala diperlukan agar kebijakan dan arahan dapat dipahami serta dilaksanakan secara selaras. Bagi Pengadilan Agama Ngawi, forum tersebut menjadi kesempatan untuk memperoleh informasi dan memperkuat pemahaman terhadap berbagai hal yang berkaitan dengan pelaksanaan tugas. Dengan komunikasi yang terjalin secara berkesinambungan, diharapkan koordinasi antara PTA Surabaya dan Pengadilan Agama Ngawi dapat terus berjalan secara efektif.

Keikutsertaan Pengadilan Agama Ngawi dalam rapat koordinasi tersebut juga menunjukkan komitmen untuk terus menjaga sinergi dalam mendukung peningkatan kualitas penyelenggaraan peradilan. Ketua, sekretaris, dan panitera memiliki peran strategis dalam memastikan kebijakan dan hasil koordinasi dapat diterjemahkan ke dalam pelaksanaan tugas di satuan kerja masing-masing. Koordinasi yang baik menjadi salah satu unsur penting dalam membangun tata kelola pengadilan yang tertib, efektif, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat. Melalui forum ini, setiap satuan kerja diharapkan dapat terus melakukan evaluasi dan perbaikan terhadap pelaksanaan tugas sesuai kewenangannya. “Koordinasi yang baik menjadi fondasi penting untuk menyatukan langkah, memperkuat sinergi, dan memastikan pelayanan peradilan terus berjalan secara profesional.”

Rapat Koordinasi Wilayah PTA Surabaya pada 2 Oktober 2026 berlangsung secara daring dan dapat diikuti oleh Pengadilan Agama Ngawi dari Media Center Pengadilan Agama Ngawi. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga komunikasi dan koordinasi antara pengadilan tingkat banding dengan pengadilan agama di wilayah hukumnya. Informasi dan arahan yang disampaikan dalam rapat diharapkan dapat menjadi bahan tindak lanjut bagi masing-masing satuan kerja. Pengadilan Agama Ngawi berkomitmen untuk terus menjalankan hasil koordinasi sesuai tugas dan kewenangan yang dimiliki. Dengan koordinasi dan sinergi yang berkelanjutan, penyelenggaraan peradilan di wilayah PTA Surabaya diharapkan semakin tertib, efektif, dan memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat.

  • Hits: 40

Refleksi 3 Tahun BPHPI: Peran Hakim Perempuan PA Ngawi dalam Transformasi Peradilan Digital

Direktorat Jenderal Badan Peradilan Agama (Dirjen Badilag) menyelenggarakan kegiatan  "Refleksi Perjalanan 3 Tahun BPHPI: Capaian, Tantangan, dan Harapan ke Depan pada Jumat, 2 Oktober 2026. Kegiatan tersebut diikuti oleh Pengadilan Agama Ngawi secara daring melalui Zoom yang bertempat di Media Center Pengadilan Agama Ngawi. Kegiatan ini merupakan bagian dari seminar bertema “Hakim Perempuan dalam Transformasi Peradilan Digital: Pemanfaatan Teknologi dan Kecerdasan Artifisial secara Etis dan Inklusif.” Pengadilan Agama Ngawi turut berpartisipasi dengan mengirimkan dua hakim perempuan sebagai perwakilan, yaitu Lusiana Mahmudah, S.H.I., M.H. dan Ulfiana Rofiqoh, S.H.I., M.H. Kegiatan tersebut menjadi forum untuk merefleksikan perjalanan, capaian, tantangan, serta arah pengembangan peran hakim perempuan di tengah transformasi digital dan perkembangan teknologi kecerdasan artifisial di lingkungan peradilan agama.

Pelaksanaan seminar secara daring memberikan kesempatan kepada para peserta dari berbagai satuan kerja peradilan agama untuk mengikuti materi dan berdiskusi mengenai perkembangan peradilan di era digital. Dalam kegiatan tersebut, pembahasan tidak hanya diarahkan pada pemanfaatan teknologi, tetapi juga pada pentingnya memastikan bahwa penggunaan teknologi dan kecerdasan artifisial dilakukan secara etis dan inklusif. Transformasi digital membawa perubahan terhadap pola kerja aparatur peradilan, termasuk dalam proses administrasi, pengelolaan informasi, serta penyelesaian berbagai kebutuhan pelayanan peradilan. Hakim perempuan juga memiliki peran penting dalam mengikuti perkembangan tersebut dengan tetap mengedepankan integritas, profesionalitas, dan prinsip keadilan. Karena itu, seminar menjadi ruang pembelajaran sekaligus refleksi untuk melihat bagaimana teknologi dapat dimanfaatkan secara tepat tanpa mengesampingkan nilai-nilai dasar peradilan.

Zom Hakim Wanita 2 Oktober 26

Keikutsertaan Lusiana Mahmudah, S.H.I., M.H. dan Ulfiana Rofiqoh, S.H.I., M.H. sebagai perwakilan Pengadilan Agama Ngawi menunjukkan partisipasi aktif satuan kerja dalam mengikuti perkembangan dan pembaruan di lingkungan peradilan agama. Melalui seminar tersebut, peserta memperoleh perspektif mengenai tantangan yang muncul seiring dengan semakin luasnya penggunaan teknologi digital dan kecerdasan artifisial. Pemanfaatan teknologi dalam pekerjaan peradilan perlu disertai dengan pemahaman terhadap etika, keamanan informasi, akurasi data, serta perlindungan terhadap hak para pencari keadilan. Selain itu, prinsip inklusivitas menjadi hal penting agar transformasi digital dapat memberikan manfaat bagi seluruh pihak tanpa menciptakan kesenjangan dalam memperoleh layanan peradilan. Hal tersebut menjadi bagian dari refleksi perjalanan BPHPI selama tiga tahun sekaligus bahan untuk melihat kebutuhan dan harapan terhadap perkembangan peradilan pada masa mendatang.

Seminar tersebut juga menjadi momentum untuk memperkuat kapasitas hakim perempuan dalam menghadapi perubahan lingkungan kerja yang semakin dipengaruhi oleh teknologi. Perkembangan kecerdasan artifisial dapat menjadi sarana pendukung pekerjaan apabila digunakan secara bertanggung jawab dan tetap menempatkan manusia sebagai pihak yang memiliki kendali dalam pengambilan keputusan. Dalam konteks peradilan, teknologi tidak dapat menggantikan prinsip independensi, integritas, dan tanggung jawab hakim dalam menjalankan tugasnya. Oleh karena itu, peningkatan literasi digital dan pemahaman mengenai penggunaan AI secara etis menjadi bagian penting dalam menghadapi transformasi peradilan. “Transformasi digital harus berjalan seiring dengan penguatan integritas dan etika, sehingga teknologi benar-benar menjadi sarana untuk memperkuat akses terhadap keadilan, bukan sekadar perubahan cara kerja.” Pesan tersebut menjadi salah satu refleksi penting dalam seminar, bahwa kemajuan teknologi perlu diarahkan untuk mendukung peradilan yang profesional, inklusif, dan berorientasi pada pelayanan kepada masyarakat.

Partisipasi Pengadilan Agama Ngawi dalam kegiatan refleksi dan seminar tersebut diharapkan dapat menambah wawasan serta memperkuat kesiapan aparatur peradilan dalam menghadapi perkembangan teknologi. Kegiatan ini juga menjadi sarana untuk membangun kesadaran bahwa transformasi digital membutuhkan kesiapan sumber daya manusia, termasuk hakim perempuan, untuk terus belajar dan beradaptasi. Pemanfaatan kecerdasan artifisial harus dilakukan dengan mempertimbangkan aspek etika, akurasi, keamanan, dan kepentingan para pencari keadilan. Melalui forum seperti ini, pengalaman dan tantangan yang dihadapi selama perjalanan tiga tahun dapat menjadi bahan evaluasi untuk pengembangan peradilan ke depan. Dengan demikian, transformasi digital di lingkungan peradilan agama diharapkan dapat terus berkembang secara bertanggung jawab, inklusif, dan tetap berlandaskan pada nilai-nilai keadilan.

  • Hits: 29

Pengadilan Agama Ngawi Gelar Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2026

Pengadilan Agama Ngawi melaksanakan Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2026 pada Kamis, 1 Oktober 2026. Kegiatan tersebut dilaksanakan di lingkungan Pengadilan Agama Ngawi dan diikuti oleh seluruh pegawai Pengadilan Agama Ngawi. Upacara dipimpin langsung oleh Ketua Pengadilan Agama Ngawi, Miftahul Huda, S.Ag., M.H., dan dihadiri oleh seluruh pegawai, kegiatan tersebut juga dihadiri oleh siswa Praktik Kerja Lapangan (PPL) dari SMKN 1 Ngawi dan SMKN 1 Kendal. Peringatan Hari Kesaktian Pancasila tersebut menjadi momentum bagi seluruh peserta untuk mengenang perjalanan sejarah bangsa sekaligus memperkuat komitmen dalam mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari dan pelaksanaan tugas kedinasan.

Pelaksanaan upacara berlangsung dengan tertib dan khidmat. Seluruh peserta mengikuti rangkaian kegiatan dengan penuh perhatian sebagai bentuk penghormatan terhadap nilai-nilai perjuangan dan sejarah bangsa Indonesia. Sebagai aparatur peradilan, seluruh pegawai Pengadilan Agama Ngawi diharapkan dapat menjadikan nilai-nilai Pancasila sebagai landasan dalam melaksanakan tugas dan memberikan pelayanan kepada masyarakat. Kehadiran siswa PPL dari SMKN 1 Ngawi dan SMKN 1 Kendal turut memberikan suasana edukatif dalam pelaksanaan peringatan tersebut. Melalui keikutsertaan para siswa, kegiatan upacara juga menjadi sarana untuk menanamkan semangat kebangsaan serta mengenalkan nilai-nilai nasionalisme dan kedisiplinan di lingkungan kerja kepada generasi muda.

Peringatan Hari Kesaktian Pancasila yang diperingati setiap tanggal 1 Oktober menjadi momentum untuk mengingat pentingnya Pancasila sebagai dasar negara dan ideologi bangsa Indonesia. Dalam pelaksanaan tugas di lingkungan peradilan, nilai-nilai tersebut dapat diwujudkan melalui sikap profesional, berintegritas, adil, serta memberikan pelayanan yang tidak membeda-bedakan masyarakat. Seluruh pegawai Pengadilan Agama Ngawi memiliki peran dalam menjaga nilai-nilai tersebut melalui pelaksanaan tugas sesuai ketentuan dan tanggung jawab masing-masing. Sementara itu, bagi siswa PPL, kegiatan ini dapat menjadi pengalaman untuk memahami bahwa nilai kedisiplinan, tanggung jawab, dan nasionalisme merupakan bagian penting dalam kehidupan bermasyarakat dan dunia kerja. Dengan demikian, peringatan Hari Kesaktian Pancasila tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi kesempatan untuk memperkuat penerapan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

Ketua Pengadilan Agama Ngawi, Miftahul Huda, S.Ag., M.H., melalui momentum peringatan tersebut mengajak seluruh peserta untuk terus menjaga persatuan dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam menjalankan tugas maupun kehidupan bermasyarakat. Nilai-nilai Pancasila menjadi pedoman penting dalam membangun sikap saling menghormati, bertanggung jawab, dan mengutamakan kepentingan bersama. Bagi aparatur Pengadilan Agama Ngawi, pengamalan nilai tersebut juga diwujudkan melalui komitmen memberikan pelayanan peradilan yang profesional, transparan, dan berorientasi kepada masyarakat. Sementara bagi para siswa PPL, momentum ini diharapkan dapat menjadi pembelajaran mengenai pentingnya kedisiplinan dan rasa cinta tanah air. “Mari kita jadikan peringatan Hari Kesaktian Pancasila sebagai momentum untuk memperkuat persatuan, menjaga integritas, dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam setiap tugas dan kehidupan sehari-hari.”

Kesaktian Pacasila 1 okt 26

Kegiatan Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2026 di Pengadilan Agama Ngawi berlangsung dengan tertib dan lancar. Seluruh pegawai serta siswa PPL mengikuti kegiatan hingga selesai dengan penuh khidmat. Kebersamaan seluruh peserta mencerminkan semangat untuk terus menjaga nilai persatuan dan kebangsaan di lingkungan Pengadilan Agama Ngawi. Melalui kegiatan tersebut, diharapkan semangat pengamalan Pancasila dapat terus tumbuh dan diterapkan dalam pelaksanaan tugas maupun kehidupan sehari-hari. Peringatan Hari Kesaktian Pancasila pun menjadi pengingat bersama bahwa nilai-nilai kebangsaan perlu terus dijaga dan diwujudkan melalui tindakan nyata.

  • Hits: 37

Page 6 of 131

Visitor :

Today: 98
Yesterday: 116
This Week: 1,101
Last Week: 735
This Month: 5,717
Last Month: 2,106
This Year: 30,913
Last Year: 20,315
Total: 51,228
Indonesia 61.9% Indonesia
United States of America 12.2% United States of America
India 6.7% India
Singapore 3.6% Singapore
China 3.3% China

Total:

121

Countries

 

Pengadilan Agama Ngawi :

Jl. Ir. Soekarno, Ngawi . Kode Pos 63214

Jawa Timur - Indonesia

Telp. 0351-745336

Email : pa.ngawi@gmail.com

__________________________________

Social Media :

pa.ngawi

pengadilan.agama.ngawi

pa.ngawi.1882

pengadilanagama.ngawi

pa_ngawi

 

 

Jam Pelayanan :

Hari Senin - Kamis : 08.00 - 16.00 WIB

Istirahat : 12.00 - 13.00 WIB

___________________________

Hari Jumat : 07.30 - 16.00 WIB

Istirahat : 11.00 - 13.00 WIB

 

 

Copyright © 2024 Team IT Pengadilan Agama Ngawi

CCTV
Facebook YouTube Instagram WhatsApp X X