Tautan Terkait :
- Mahkamah Agung RI
- Kepaniteraan MA RI
- Badan Pengawasan MA RI
- Ditjen Badilag
- PTA Surabaya
- Pemkab Ngawi

Bogor, 9 April 2026 — Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Golongan II dan III Gelombang I Tahun Anggaran 2026 resmi digelar di Pusdiklat Manajemen dan Kepemimpinan Badan Strajak Diklat Hukum dan Peradilan MA RI. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Badan Strajak Diklat Hukum dan Peradilan Mahkamah Agung Republik Indonesia sebagai bagian dari upaya pembentukan aparatur sipil negara yang profesional dan berintegritas. Pelatihan yang berlangsung selama 12 hari, mulai 9 hingga 20 April 2026 ini diikuti oleh CPNS dari berbagai satuan kerja di lingkungan peradilan. Salah satu peserta yang turut ambil bagian berasal dari Pengadilan Agama Ngawi, yaitu Araisa Namia, S.T., Alfira Nurdiana, A.Md.Kom., Luvita Agestya Rahayu, A.Md., Intan Purbo Laras, A.Md., serta Di'ama Kamelia Agustin, S.H.
Pelatihan ini bertujuan untuk membekali CPNS dengan kompetensi dasar sebagai aparatur negara, baik dari aspek pengetahuan, keterampilan, maupun sikap perilaku. Materi yang diberikan mencakup nilai-nilai dasar ASN, kedisiplinan, kepemimpinan, serta wawasan kebangsaan. Selain itu, peserta juga mendapatkan pembelajaran terkait tugas dan fungsi di lingkungan peradilan. Kegiatan ini dilaksanakan secara terstruktur melalui metode pembelajaran klasikal, diskusi kelompok, serta praktik lapangan. Para peserta dituntut aktif dalam setiap sesi guna meningkatkan pemahaman dan kemampuan dalam menjalankan tugas sebagai abdi negara. Suasana pelatihan berlangsung dinamis dengan interaksi yang intens antara peserta dan pengajar. Selama pelaksanaan pelatihan, para peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi dalam mengikuti setiap rangkaian kegiatan. Mereka tidak hanya fokus pada materi yang diberikan, tetapi juga berupaya mengembangkan kemampuan komunikasi dan kerja sama tim. Hal ini menjadi bagian penting dalam membentuk karakter ASN yang profesional.

Dalam pelaksanaan kegiatan ini, peserta menjalani berbagai tahapan pembelajaran yang dirancang secara sistematis dan berkesinambungan. Mereka mengikuti sesi materi tentang nilai dasar ASN, pembinaan mental dan kedisiplinan, serta penguatan integritas yang menjadi fondasi utama dalam menjalankan tugas sebagai aparatur negara. Selain itu, peserta juga diberikan studi kasus yang mendorong kemampuan berpikir kritis dan pengambilan keputusan secara tepat. Kegiatan diskusi kelompok menjadi sarana untuk melatih kerja sama dan kemampuan berkomunikasi secara efektif antar peserta. Tidak hanya itu, praktik lapangan turut memberikan pengalaman langsung terkait dinamika kerja di lingkungan peradilan. Para peserta juga dibimbing untuk memahami pentingnya pelayanan publik yang prima dan berorientasi pada keadilan. Seluruh rangkaian kegiatan ini diharapkan mampu membentuk CPNS yang tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga memiliki integritas dan etika yang tinggi dalam menjalankan tugasnya.

Lamongan, 10 April 2026 — Pertemuan Daerah Dharmayukti Karini Provinsi Jawa Timur digelar di Pendopo Lokatantra pada Jumat (10/4). Kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus penguatan peran perempuan dalam organisasi peradilan. Acara tersebut dihadiri oleh anggota Dharmayukti Karini dari berbagai daerah di Jawa Timur. Hadir dalam kegiatan ini Ibu Ketua Pengadilan Negeri Ngawi bersama Ibu Dharmayukti Karini Cabang Ngawi. Kehadiran keduanya menambah semarak acara serta menunjukkan dukungan terhadap aktivitas organisasi perempuan di lingkungan peradilan. Para tamu undangan tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan hingga selesai.
Pertemuan ini mengusung tema “Kartini Masa Depan: Cerdas, Mandiri, dan Inspiratif” sebagai bentuk peringatan Hari Ibu sekaligus refleksi peran perempuan masa kini. Tema tersebut dipilih untuk mendorong perempuan agar terus berkembang, berdaya, serta mampu memberikan inspirasi di berbagai bidang kehidupan. Nilai-nilai perjuangan Kartini diharapkan tetap hidup dalam setiap aktivitas anggota. Rangkaian kegiatan diisi dengan lomba mewiru jarik khas Solo yang diikuti oleh para peserta dari berbagai cabang. Lomba ini bertujuan untuk melestarikan budaya tradisional sekaligus meningkatkan keterampilan anggota Dharmayukti Karini. Selain itu, kegiatan halal bihalal menjadi momentum penting untuk mempererat hubungan antaranggota setelah Hari Raya Idulfitri.
Dalam sambutannya, panitia menyampaikan bahwa kegiatan ini memiliki makna strategis dalam memperkuat solidaritas organisasi. Selain sebagai ajang pertemuan rutin, acara ini juga menjadi wadah untuk berbagi pengalaman dan meningkatkan kualitas diri anggota. “Melalui kegiatan ini, kami berharap seluruh anggota dapat semakin solid dan terus berkontribusi positif,” ujar salah satu panitia.

Suasana kegiatan berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan sejak awal hingga akhir acara. Para peserta terlihat mengenakan busana tradisional yang menambah nuansa budaya dalam pertemuan tersebut. Lomba mewiru jarik khas Solo menjadi salah satu daya tarik utama yang menghadirkan kreativitas peserta dalam melipat kain dengan rapi dan indah. Selain itu, sesi halal bihalal dimanfaatkan sebagai momen untuk saling bermaafan dan mempererat hubungan emosional antaranggota. Interaksi yang terjalin menunjukkan semangat kebersamaan yang kuat di dalam organisasi. Para peserta juga tampak aktif berbincang dan bertukar pengalaman yang bermanfaat. Kegiatan ini mencerminkan peran Dharmayukti Karini sebagai organisasi yang tidak hanya fokus pada kegiatan formal, tetapi juga memperkuat nilai sosial dan budaya. Dengan demikian, acara ini menjadi sarana yang efektif untuk mempererat persaudaraan dan meningkatkan kualitas sumber daya perempuan di lingkungan peradilan.
Sebagai penutup, kegiatan ini diharapkan mampu menjadi inspirasi bagi perempuan untuk terus berkembang menjadi pribadi yang cerdas, mandiri, dan inspiratif sesuai dengan tema yang diusung. Pertemuan daerah ini juga menjadi bukti bahwa sinergi dan kebersamaan dapat menciptakan kegiatan yang bermanfaat dan bermakna bagi seluruh anggota.

Ngawi, 9 April 2026 – Badan Urusan Administrasi Mahkamah Agung Republik Indonesia (MA RI) menggelar rapat koordinasi secara virtual melalui Zoom untuk membahas penajaman belanja Kementerian/Lembaga (K/L) tahun 2026 serta penyelesaian revisi Berita Acara Bendahara Umum Negara (BA BUN) tahun 2026. Kegiatan ini digelar di Media Center Pengadilan Agama Ngawi dan diikuti oleh jajaran pejabat struktural serta staf terkait. Rapat ini bertujuan menyelaraskan perencanaan anggaran, memastikan akurasi laporan keuangan, dan mempercepat penyelesaian revisi BA BUN agar proses administrasi berjalan tepat waktu.
Rapat dipimpin oleh Sekretaris Pengadilan Agama Ngawi, Benny Hardiyanto, dengan dihadiri Kepala Subbagian Perencanaan, Teknologi Informasi, dan Pelaporan, Antoni Windika, serta Kepala Subbagian Umum dan Keuangan, M. Luthfi Hapsoro. Dalam pembukaannya, Sekretaris Benny Hardiyanto menekankan pentingnya ketelitian dan koordinasi antarunit agar setiap alokasi anggaran dapat digunakan secara efektif dan efisien.

Pada sesi pembahasan, Kepala Subbagian Perencanaan, Antoni Windika, memaparkan strategi penajaman belanja K/L, termasuk pemantauan realisasi anggaran secara berkala, validasi data elektronik, dan komunikasi intensif dengan satker terkait. Ia menekankan bahwa penggunaan sistem informasi yang terintegrasi akan mempermudah penyusunan laporan anggaran dan percepatan revisi BA BUN. Selanjutnya, Kepala Subbagian Umum dan Keuangan, M. Luthfi Hapsoro, menekankan perlunya verifikasi dokumen keuangan secara teliti untuk menghindari kesalahan yang dapat menunda proses administrasi. Para peserta rapat aktif memberikan masukan dan mendiskusikan kendala teknis serta solusi agar revisi BA BUN dapat diselesaikan tepat waktu.
Rapat juga membahas langkah-langkah strategis untuk memperkuat akuntabilitas dan transparansi pengelolaan anggaran. Setiap unit diharapkan menjaga kualitas data, melakukan koordinasi lintas unit secara rutin, dan memanfaatkan teknologi informasi secara optimal. Sekretaris Benny Hardiyanto menegaskan, “Ketepatan data dan kesigapan dalam penyelesaian revisi BA BUN merupakan bentuk tanggung jawab kita terhadap negara. Dengan disiplin dan kerja sama, setiap belanja K/L dapat digunakan secara maksimal dan akuntabel.” Pesan ini menjadi pengingat bagi seluruh peserta rapat untuk bekerja secara profesional, disiplin, dan kolaboratif.
Dengan diselenggarakannya rapat koordinasi secara daring, efektivitas komunikasi dan kolaborasi antarunit tetap terjaga. Kesepakatan dan strategi yang dihasilkan diharapkan dapat memastikan penajaman belanja K/L tahun 2026 berjalan sesuai rencana, serta penyelesaian revisi BA BUN tahun 2026 dapat terlaksana tepat waktu, akurat, dan transparan. Kegiatan ini menunjukkan komitmen MA RI dalam meningkatkan efisiensi, akuntabilitas, dan integritas pengelolaan anggaran negara.
Page 6 of 93
Jam Pelayanan :
Hari Senin - Kamis : 08.00 - 16.00 WIB
Istirahat : 12.00 - 13.00 WIB
___________________________
Hari Jumat : 07.30 - 16.00 WIB
Istirahat : 11.00 - 13.00 WIB
Copyright © 2024 Team IT Pengadilan Agama Ngawi