Jl. Ir. Soekarno Ngawi, Ngawi, Jawa Timur
Block
Selamat Datang di Website
PENGADILAN AGAMA NGAWI
PENGUMUMAN
Pengumuman
PROFIL SDM
Profil SDM
STATISTIK PEKARA
Statistik Perkara
BERITA LAINNYA
Berita Terkini

Sinergi Pengadilan Agama se-Jawa Timur, PA Ngawi Ikuti Rakor dan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H

Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Surabaya menjadi tempat pelaksanaan Rapat Koordinator Pengadilan Agama di wilayah hukum Pengadilan Tinggi Agama Surabaya sekaligus peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, pada hari Rabu, 9 September 2026. Kegiatan tersebut dihadiri oleh seluruh pengurus koordinator Pengadilan Agama se-Jawa Timur. Forum ini menjadi momentum penting untuk memperkuat koordinasi, sinergi, dan komunikasi antar-Pengadilan Agama dalam mendukung pelaksanaan tugas dan pelayanan peradilan kepada masyarakat. Selain membahas agenda koordinasi kelembagaan, kegiatan juga dirangkaikan dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Kegiatan berlangsung di kantor Pengadilan Tinggi Agama Surabaya dengan suasana penuh kebersamaan dan kekhidmatan. Dalam kegiatan tersebut, Koordinator Eks. Karisidenan Madiun turut berpartisipasi dengan mengirimkan perwakilan. Hadir Muhammad Jati Muharramsyah, S.Ag., S.H., M.H., selaku Ketua Koordinator Eks. Karisidenan Madiun sekaligus Ketua Pengadilan Agama Ponorogo. Turut hadir Panitera Pengadilan Agama Ngawi, Tamaji, S.Ag., M.H., selaku sekretaris/bendahara koordinator, serta Sekretaris Pengadilan Agama Kabupaten Madiun, Amron Nasrul Huda, S.H., M.Hum., selaku sekretaris bidang. Kehadiran para perwakilan tersebut menunjukkan komitmen Pengadilan Agama di wilayah Eks. Karisidenan Madiun untuk terus memperkuat koordinasi dan berkontribusi dalam peningkatan kualitas penyelenggaraan peradilan. Sinergi antarunsur tersebut diharapkan mampu mendukung terwujudnya pelayanan peradilan yang semakin efektif, profesional, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Rangkaian kegiatan diawali dengan Rapat Koordinator Pengadilan Agama di wilayah hukum PTA Surabaya. Rapat tersebut menjadi forum untuk membahas berbagai hal yang berkaitan dengan koordinasi dan pelaksanaan tugas di lingkungan Pengadilan Agama se-Jawa Timur. Setelah rapat koordinator, acara dilanjutkan dengan sambutan Ketua Pengadilan Tinggi Agama Surabaya, Dr. H. Zulkarnain, S.H., M.H. Dalam sambutannya, Ketua PTA Surabaya memberikan arahan dan penguatan kepada seluruh peserta agar senantiasa meningkatkan koordinasi serta menjaga integritas dalam menjalankan tugas sebagai aparatur peradilan. Penguatan tersebut menjadi bagian penting dalam membangun kesamaan langkah dan komitmen dalam memberikan pelayanan hukum yang berkualitas kepada masyarakat.

Setelah sambutan Ketua PTA Surabaya, kegiatan dilanjutkan dengan Mau'idhah Hasanah yang disampaikan oleh Pengasuh STIDKI Ar-Rohmah Surabaya, K.H. Muh. Sholeh Drehem, L.C., M.A. Mau'idhah Hasanah tersebut menjadi bagian utama dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, dengan mengangkat nilai-nilai keteladanan Rasulullah SAW yang relevan untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam pelaksanaan tugas kedinasan. Pesan keagamaan yang disampaikan diharapkan dapat menjadi pengingat bagi seluruh aparatur peradilan untuk senantiasa mengedepankan akhlak mulia, kejujuran, amanah, dan tanggung jawab. Peringatan Maulid Nabi tidak hanya dimaknai sebagai kegiatan seremonial, tetapi juga sebagai momentum refleksi untuk memperbaiki diri dan meningkatkan kualitas pengabdian. Semangat keteladanan Rasulullah SAW diharapkan dapat menjadi landasan moral dalam memberikan pelayanan dan menegakkan hukum secara adil.

Maulid Nabi 9 sept 26

Melalui kegiatan tersebut, seluruh peserta diharapkan semakin memperkuat kebersamaan, koordinasi, dan komitmen dalam melaksanakan tugas sebagai bagian dari lembaga peradilan. Rapat koordinator memberikan ruang bagi para pimpinan dan pengurus koordinator untuk menyatukan persepsi serta membangun langkah strategis dalam menghadapi berbagai tantangan penyelenggaraan peradilan. Sementara itu, peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW menjadi momentum untuk memperkuat nilai spiritual dan moral dalam pelaksanaan tugas. Kegiatan ini sekaligus menegaskan bahwa profesionalitas aparatur peradilan perlu berjalan seiring dengan integritas dan akhlak yang baik. Dengan semangat kebersamaan dan keteladanan Rasulullah SAW, Pengadilan Agama se-Jawa Timur diharapkan terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat serta menjaga kepercayaan publik terhadap lembaga peradilan.

“Keteladanan Rasulullah SAW hendaknya tidak berhenti pada peringatan Maulid, tetapi diwujudkan dalam sikap amanah, jujur, adil, dan penuh tanggung jawab dalam setiap pelaksanaan tugas.”

  • Hits: 9

Dua Tahun Melangkah, Agen Perubahan PA Ngawi Terus Bergerak dan Berinovasi

Forum Agen Perubahan Peradilan Indonesia (FAPPI) Pengadilan Agama (PA) se-Jawa Timur memperingati hari ulang tahun (milad) ke-2 sekaligus melaksanakan pergantian pengurus FAPPI PA Jawa Timur pada hari Rabu, 9 September 2026. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Surabaya dan diikuti secara daring melalui Zoom oleh satuan kerja peradilan agama di wilayah Jawa Timur. Pengadilan Agama Ngawi turut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut dengan diwakili oleh Pranata Komputer Ahli Pertama, Muhammad Ismail Hasan, S.Kom., selaku Agen Perubahan PA Ngawi. Kegiatan ini menjadi momentum untuk mempererat koordinasi serta meningkatkan peran Agen Perubahan dalam mendukung peningkatan kualitas pelayanan dan budaya kerja di lingkungan peradilan agama. Selain menjadi ajang peringatan milad, kegiatan tersebut juga menandai keberlanjutan kepengurusan FAPPI PA Jawa Timur melalui proses pergantian pengurus.

Peringatan Milad ke-2 FAPPI PA Jawa Timur menjadi momentum untuk merefleksikan perjalanan dan kontribusi para Agen Perubahan dalam mendorong terciptanya perubahan positif di lingkungan peradilan agama. Agen Perubahan memiliki peran strategis dalam menjadi penggerak serta teladan dalam penerapan nilai-nilai organisasi, peningkatan kinerja, dan penguatan budaya kerja. Melalui forum tersebut, para Agen Perubahan diharapkan dapat terus berkolaborasi dan berbagi gagasan dalam menghadapi berbagai tantangan di lingkungan kerja. Keikutsertaan PA Ngawi secara daring menunjukkan komitmen satuan kerja untuk mendukung program dan kegiatan FAPPI PA Jawa Timur. Partisipasi tersebut sekaligus menjadi sarana bagi Agen Perubahan PA Ngawi untuk memperoleh wawasan dan memperkuat jejaring bersama Agen Perubahan dari satuan kerja lainnya.

Selain peringatan milad, kegiatan juga dirangkaikan dengan pergantian pengurus FAPPI PA Jawa Timur. Pergantian kepengurusan menjadi bagian penting dalam menjaga keberlanjutan organisasi sekaligus memberikan kesempatan kepada pengurus baru untuk melanjutkan program-program yang telah berjalan. Regenerasi diharapkan dapat menghadirkan gagasan, inovasi, dan semangat baru dalam mengemban tugas sebagai Agen Perubahan. Dengan kepengurusan yang baru, FAPPI PA Jawa Timur diharapkan semakin aktif dalam mendorong perubahan yang konstruktif di lingkungan peradilan agama. Proses tersebut juga menjadi momentum untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi antarsatuan kerja demi mendukung terwujudnya peradilan yang semakin profesional dan berorientasi pada pelayanan publik.

mILAD AGEN PERUBAHAN 9 SEPT 26

Keterlibatan Muhammad Ismail Hasan, S.Kom., sebagai Agen Perubahan PA Ngawi dalam kegiatan tersebut diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi lingkungan kerja di PA Ngawi. Agen Perubahan tidak hanya dituntut untuk memiliki kemampuan dalam menjalankan tugas kedinasan, tetapi juga mampu menjadi contoh dalam membangun budaya kerja yang positif. Melalui kegiatan FAPPI, para Agen Perubahan memiliki ruang untuk bertukar pengalaman, menyampaikan ide, serta membangun kolaborasi dalam menciptakan inovasi. “Menjadi Agen Perubahan berarti siap menjadi teladan, membawa semangat perubahan, dan memberikan kontribusi nyata untuk mewujudkan pelayanan peradilan yang lebih baik,” menjadi pesan yang relevan dalam momentum Milad ke-2 FAPPI PA Jawa Timur. Semangat tersebut diharapkan terus tumbuh dan diwujudkan melalui aksi nyata di masing-masing satuan kerja.

Peringatan Milad ke-2 dan pergantian pengurus FAPPI PA Jawa Timur diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum untuk memperkuat komitmen seluruh Agen Perubahan dalam menciptakan perubahan yang berkelanjutan. Melalui kolaborasi dan inovasi, Agen Perubahan diharapkan mampu memberikan kontribusi terhadap peningkatan kualitas organisasi dan pelayanan kepada masyarakat. PA Ngawi melalui Agen Perubahannya akan terus mendukung upaya tersebut sebagai bagian dari komitmen mewujudkan lingkungan peradilan yang profesional, modern, dan berintegritas.

  • Hits: 29

Upaya Mencari Solusi dan Mewujudkan Perdamaian, Ketua PA Ngawi Kupas Tuntas Mediasi di Pengadilan

Radio Suara Ngawi FM 90,3 MHz kembali menghadirkan Podcast Ngobrol Santai (Ngobras) dengan membahas tema Mediasi di Pengadilan pada hari Rabu, 9 September 2026 di Radio Suara Ngawi FM 90,3 MHz. Podcast tersebut dipandu oleh Henti Iudiyana dengan menghadirkan Ketua Pengadilan Agama Ngawi, Miftahul Huda, S.Ag., M.H., sebagai narasumber. Pembahasan dalam podcast berfokus pada mekanisme mediasi sebagai salah satu upaya penyelesaian sengketa di pengadilan. Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai pentingnya mediasi sebelum perkara memasuki proses pemeriksaan pokok perkara. Melalui kegiatan tersebut, masyarakat diharapkan mengetahui bahwa penyelesaian sengketa tidak selalu harus berakhir melalui putusan hakim.

Dalam podcast tersebut, Miftahul Huda, S.Ag., M.H. menjelaskan bahwa mediasi merupakan upaya untuk mendamaikan para pihak yang sedang menghadapi permasalahan atau sengketa dengan bantuan seorang mediator. Mediator berperan membantu para pihak berkomunikasi dan mencari jalan keluar yang dapat diterima bersama. Menurutnya, secara umum terdapat dua jalur dalam penyelesaian masalah, yaitu litigasi dan nonlitigasi. Litigasi merupakan penyelesaian perkara melalui hukum acara dan proses persidangan di pengadilan, sedangkan nonlitigasi antara lain dapat dilakukan melalui mediasi. Meskipun mediasi dilaksanakan di lingkungan pengadilan, proses tersebut dilakukan sebelum pemeriksaan pokok perkara.

Lebih lanjut, Miftahul Huda, S.Ag., M.H. menerangkan bahwa perkara yang disengketakan dan diajukan ke pengadilan pada dasarnya harus terlebih dahulu melalui tahapan mediasi sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Pada awal persidangan, para pihak wajib hadir sehingga hakim dapat memberikan kesempatan kepada keduanya untuk menempuh upaya perdamaian. Sebelum proses mediasi berlangsung, para pihak terlebih dahulu mendapatkan penjelasan mengenai mekanisme dan tujuan mediasi. Setiap pihak memperoleh hak dan kesempatan yang sama untuk menyampaikan kepentingannya dalam proses tersebut. Dengan demikian, mediasi menjadi ruang bagi para pihak untuk mencari solusi secara bersama-sama sebelum perkara dilanjutkan pada pemeriksaan pokok perkara.

Menurut Miftahul Huda, S.Ag., M.H., proses mediasi tidak semata-mata berorientasi pada berapa kali pertemuan dilakukan, tetapi lebih mengutamakan tercapainya kesepakatan dan perdamaian di antara para pihak. Para pihak dapat menjalani proses mediasi sesuai dengan kebutuhan dan dinamika permasalahan yang dihadapi. Selama masih terdapat kemungkinan untuk mencapai kesepakatan, kesempatan untuk berdamai dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. “Ketika terjadi sengketa, perdamaian dan musyawarah tetap menjadi jalan yang patut diupayakan sebelum persoalan berlanjut lebih jauh. Mau berapa pun mediasi, kalau bisa damai, alhamdulillah,” ujar Miftahul Huda, S.Ag., M.H. Pernyataan tersebut menegaskan bahwa perdamaian menjadi salah satu tujuan penting dalam proses penyelesaian sengketa, karena dapat memberikan solusi yang disepakati oleh para pihak tanpa harus semata-mata bergantung pada hasil putusan pengadilan.

NGOBRAS 9 SEPT 26

Melalui Podcast Ngobras Radio Suara Ngawi FM 90,3 MHz, masyarakat diajak memahami bahwa mediasi merupakan bagian penting dalam proses penyelesaian perkara di pengadilan. Informasi tersebut diharapkan dapat meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai hak dan kesempatan yang dimiliki setiap pihak dalam menjalani proses mediasi. Dengan pemahaman yang baik, para pihak diharapkan dapat mengikuti proses tersebut secara terbuka dan mengedepankan itikad baik. Mediasi juga menjadi kesempatan bagi pihak-pihak yang bersengketa untuk mencari penyelesaian yang dapat diterima bersama. 

  • Hits: 18

Dari Perkara hingga Putusan, Khoirurrozi, S.Sy. Kupas Tuntas Proses Beracara

Mahasiswa Program Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) UIN Ponorogo mendapatkan pembekalan mengenai proses berjalannya hukum hingga menghasilkan putusan peradilan di Pengadilan Agama Ngawi. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Jumat, 4 September 2026 bertempat di Ruang Sidang Utama Pengadilan Agama Ngawi. Materi disampaikan oleh Panitera Muda Hukum Pengadilan Agama Ngawi, Khoirurrozi, S.Sy. Pembekalan ini menjadi bagian dari kegiatan PPL yang bertujuan memberikan pengalaman dan pemahaman praktis kepada mahasiswa mengenai proses kerja di lingkungan peradilan agama. Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa diharapkan dapat menghubungkan pengetahuan hukum yang diperoleh selama perkuliahan dengan praktik penerapannya di lembaga peradilan.

Dalam pemaparannya, Khoirurrozi, S.Sy. menjelaskan secara bertahap bagaimana suatu perkara hukum diproses hingga mencapai tahap putusan peradilan. Mahasiswa diperkenalkan pada tahapan-tahapan penting dalam proses penyelesaian perkara, mulai dari perkara diterima dan diregistrasi hingga proses persidangan dan penyusunan putusan. Penjelasan tersebut diberikan untuk membantu mahasiswa memahami bahwa penyelesaian perkara di pengadilan dilakukan melalui prosedur yang terstruktur dan berdasarkan ketentuan hukum yang berlaku. Selain aspek prosedural, mahasiswa juga mendapatkan gambaran mengenai peran berbagai unsur dalam proses penanganan perkara di lingkungan pengadilan. Materi disampaikan dengan pendekatan praktis agar mahasiswa dapat memperoleh pemahaman yang lebih utuh mengenai penerapan hukum dalam proses peradilan.

Kegiatan berlangsung secara interaktif dengan adanya kesempatan bagi mahasiswa untuk menyampaikan pertanyaan terkait materi yang disampaikan. Para mahasiswa terlihat antusias mengikuti pemaparan karena materi yang diberikan berkaitan langsung dengan praktik hukum yang mereka pelajari di bangku perkuliahan. Melalui diskusi tersebut, mahasiswa dapat memperoleh penjelasan lebih konkret mengenai proses hukum yang terjadi dalam perkara yang ditangani oleh pengadilan. Pembekalan ini juga memberikan gambaran kepada mahasiswa mengenai pentingnya ketelitian, ketepatan prosedur, serta pemahaman terhadap peraturan dalam setiap tahapan penanganan perkara. Dengan demikian, kegiatan PPL tidak hanya menjadi sarana untuk mengenal lingkungan kerja, tetapi juga menjadi media pembelajaran praktis bagi mahasiswa di bidang hukum.

Khoirurrozi, S.Sy. berpesan kepada para mahasiswa agar memanfaatkan kesempatan PPL untuk belajar sebanyak mungkin dari proses kerja yang mereka temui selama berada di Pengadilan Agama Ngawi. “Pahami bahwa setiap perkara memiliki proses dan tahapan yang harus dijalankan sesuai aturan. Ketelitian dalam memahami hukum dan prosedur menjadi bagian penting dalam mewujudkan proses peradilan yang baik,” pesannya. Ia juga mendorong mahasiswa untuk tidak hanya memahami teori hukum, tetapi berusaha melihat bagaimana teori tersebut diterapkan dalam praktik. Menurutnya, pengalaman selama PPL dapat menjadi bekal penting bagi mahasiswa dalam memahami dunia kerja dan profesi di bidang hukum. Pemahaman terhadap proses peradilan sejak dini diharapkan dapat menumbuhkan sikap profesional, teliti, dan bertanggung jawab pada diri mahasiswa.

Materi Mahasiswa Rozi 4 Sept 2026

Kegiatan pembekalan mahasiswa PPL UIN Ponorogo di Ruang Sidang Utama Pengadilan Agama Ngawi tersebut menjadi salah satu bentuk dukungan terhadap pengembangan wawasan dan pengalaman praktis mahasiswa. Melalui materi tentang perjalanan hukum hingga putusan peradilan, mahasiswa mendapatkan pemahaman mengenai proses penyelesaian perkara secara lebih nyata. Pengalaman tersebut diharapkan dapat memperkaya pengetahuan akademik sekaligus membentuk kesiapan mahasiswa dalam menghadapi dunia kerja setelah menyelesaikan pendidikan. Pengadilan Agama Ngawi terus membuka ruang pembelajaran bagi mahasiswa agar dapat mengenal lebih dekat tugas dan fungsi lembaga peradilan. Dengan adanya kegiatan seperti ini, diharapkan terjalin hubungan yang baik antara lembaga peradilan dan institusi pendidikan dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang hukum.

  • Hits: 28

Semangat Sportivitas, Tim PA Ngawi Berlaga di Trofeo Cup Mini Soccer Se-Koordinator Madiun

Pengadilan Agama se-Koordinator Wilayah Madiun menggelar Trofeo Cup Mini Soccer pada Jumat, 4 September 2026 di Lapangan Pandawa Soccer Field Minisoccer, Geger, Kota Madiun. Kompetisi tersebut mempertemukan tim-tim dari Pengadilan Agama se-Koordinator Wilayah Madiun untuk memperebutkan Piala Bergilir Pengadilan Agama Se-Koordinator Wilayah Madiun. Tim Pengadilan Agama Ngawi turut hadir dan ambil bagian dalam kompetisi tersebut. Tim PA Ngawi dipimpin oleh Muhammad Ismail Hasan, S.Kom., Pranata Komputer Pengadilan Agama Ngawi dan dipercaya menjadi kapten tim. Sementara itu, tanggung jawab sebagai pelatih dipercayakan kepada Benny Hardiyanto, S.H., Sekretaris Pengadilan Agama Ngawi. Sebagai kapten, Muhammad Ismail Hasan, S.Kom. bertugas mengoordinasikan rekan-rekan satu tim selama pertandingan sekaligus menjaga semangat dan kekompakan pemain. Adapun Benny Hardiyanto, S.H. memberikan arahan dan strategi kepada para pemain agar mampu tampil optimal dalam menghadapi pertandingan. Kehadiran Tim PA Ngawi menunjukkan antusiasme dan dukungan Pengadilan Agama Ngawi terhadap kegiatan bersama yang diselenggarakan di lingkungan Koordinator Wilayah Madiun.

Semangat Sportivitas, Tim PA Ngawi Berlaga di Trofeo Cup Mini Soccer Se-Koordinator Wilayah Madiun

Dalam pertandingan tersebut, Tim PA Ngawi berusaha memberikan penampilan terbaik untuk meraih hasil maksimal. Para pemain bekerja sama membangun serangan, menjaga pertahanan, dan mengikuti arahan pelatih selama pertandingan berlangsung. Kekompakan menjadi salah satu faktor penting yang terus dijaga oleh seluruh anggota tim, mengingat kompetisi menggunakan format mini soccer yang membutuhkan kerja sama antarpemain. Di sisi lain, para pemain juga dituntut untuk tetap menjunjung tinggi sportivitas dan menghormati setiap tim lawan. Bagi Tim PA Ngawi, keikutsertaan dalam turnamen ini tidak hanya mengenai hasil akhir pertandingan, tetapi juga menjadi kesempatan untuk mempererat hubungan antarkaryawan dan membangun kebersamaan dengan keluarga besar Pengadilan Agama se-Koordinator Wilayah Madiun.

Kapten Tim PA Ngawi, Muhammad Ismail Hasan, S.Kom., menyampaikan bahwa setiap pertandingan harus dijalani dengan semangat dan tetap menjaga sportivitas. “Kami datang untuk bertanding dan memberikan yang terbaik. Apa pun hasilnya, yang terpenting adalah menjaga kekompakan, sportivitas, dan membawa nama baik Pengadilan Agama Ngawi,” ujarnya. Pernyataan tersebut menjadi motivasi bagi seluruh pemain untuk tampil maksimal dalam setiap pertandingan. Dukungan dan arahan pelatih juga menjadi bagian penting dalam menjaga fokus serta semangat para pemain selama kompetisi. Dengan kerja sama antara pemain dan pelatih, Tim PA Ngawi berupaya memberikan kontribusi terbaik dalam memeriahkan Trofeo Cup Mini Soccer.

Mini Soccer 4 Sept 2026

Pelaksanaan Trofeo Cup Mini Soccer di Lapangan Pandawa Soccer Field Minisoccer, Geger, Kota Madiun, diharapkan dapat memperkuat tali silaturahmi antar-Pengadilan Agama se-Koordinator Wilayah Madiun. Kegiatan olahraga bersama seperti ini memberikan ruang bagi para aparatur untuk membangun komunikasi dan kekompakan di luar rutinitas pekerjaan. Bagi Pengadilan Agama Ngawi, keikutsertaan dalam turnamen menjadi wujud partisipasi dalam kegiatan bersama sekaligus sarana mempererat hubungan dengan Pengadilan Agama lainnya. Semangat kompetisi yang ditunjukkan seluruh peserta diharapkan tetap berjalan seiring dengan sikap saling menghormati dan menjunjung tinggi sportivitas. Dengan demikian, Trofeo Cup Mini Soccer bukan hanya menjadi ajang perebutan Piala Bergilir, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan keluarga besar Pengadilan Agama se-Koordinator Wilayah Madiun.

  • Hits: 25

Page 1 of 121

Visitor :

Today: 4
Yesterday: 42
This Week: 405
Last Week: 523
This Month: 845
Last Month: 2,034
This Year: 23,935
Last Year: 20,315
Total: 44,250
Indonesia 68.0% Indonesia
United States of America 12.2% United States of America
Singapore 4.1% Singapore
China 3.6% China
Hong Kong 2.2% Hong Kong

Total:

102

Countries

 

Pengadilan Agama Ngawi :

Jl. Ir. Soekarno, Ngawi . Kode Pos 63214

Jawa Timur - Indonesia

Telp. 0351-745336

Email : pa.ngawi@gmail.com

__________________________________

Social Media :

pa.ngawi

pengadilan.agama.ngawi

pa.ngawi.1882

pengadilanagama.ngawi

pa_ngawi

 

 

Jam Pelayanan :

Hari Senin - Kamis : 08.00 - 16.00 WIB

Istirahat : 12.00 - 13.00 WIB

___________________________

Hari Jumat : 07.30 - 16.00 WIB

Istirahat : 11.00 - 13.00 WIB

 

 

Copyright © 2024 Team IT Pengadilan Agama Ngawi

CCTV
Facebook YouTube Instagram WhatsApp X X