Tautan Terkait :
- Mahkamah Agung RI
- Kepaniteraan MA RI
- Badan Pengawasan MA RI
- Ditjen Badilag
- PTA Surabaya
- Pemkab Ngawi
- Badan Strategi Kebijakan dan Pendidikan dan Pelatihan Hukum dan Peradilan
Persatuan Tenis Warga Peradilan (PTWP) Pengadilan Agama Koordinator Wilayah (Korwil) Madiun Raya berhasil meraih kemenangan atas PTWP Pengadilan Agama Korwil Solo Raya dalam turnamen tenis persahabatan yang digelar pada Selasa, 20 Oktober 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Lapangan Tenis Sukoharjo, Jalan Rajawali No. 10, Mojotegalan, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah. Pertandingan ini menjadi ajang olahraga bersama bagi aparatur peradilan untuk mempererat tali silaturahmi antar korwil. Selain menjadi sarana menjaga kebugaran jasmani, turnamen ini juga bertujuan menumbuhkan semangat sportivitas dan kebersamaan di lingkungan peradilan agama. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Ketua Pengadilan Agama Ngawi, Miftahul Huda, S.Ag., M.H., Wakil Ketua Ahsan Dawi, S.H., S.H.I., M.S.I., Panitera Tamaji, S.Ag., M.H., Hakim Muh Yusuf, S.H.I., M.H., Panitera Muda Gugatan Ahmad Atas Muhrof, S.H.I., serta Penata Layanan Operasional Rubani, S.H. Kehadiran jajaran pimpinan dan aparatur Pengadilan Agama Ngawi menunjukkan dukungan terhadap kegiatan olahraga yang dapat memperkuat hubungan antar satuan kerja.
Dalam pertandingan yang mempertemukan kedua korwil tersebut, PTWP Pengadilan Agama Koordinator Madiun Raya berhasil mengungguli PTWP Pengadilan Agama Korwil Solo Raya. Kemenangan ini menjadi hasil positif bagi tim Madiun Raya setelah mengikuti pertandingan yang mengedepankan semangat kompetisi sehat. Meskipun berlangsung dalam suasana persaingan olahraga, nilai persahabatan tetap menjadi bagian penting dari kegiatan tersebut. Para peserta diharapkan dapat menunjukkan kemampuan terbaik dengan tetap menghormati lawan dan menjunjung tinggi aturan permainan. Hasil pertandingan ini tidak hanya menjadi catatan prestasi olahraga, tetapi juga menjadi bagian dari pengalaman bersama dalam membangun semangat kebersamaan di lingkungan warga peradilan.

Persatuan Tenis Warga Peradilan (PTWP) Pengadilan Agama Koordinator Wilayah (Korwil) Madiun Raya berhasil meraih kemenangan atas PTWP Pengadilan Agama Korwil Solo Raya dalam turnamen tenis persahabatan ini. Melalui kegiatan ini, diharapkan hubungan silaturahmi antara PTWP PA Koordinator Madiun Raya dan PTWP PA Korwil Solo Raya semakin erat, serta semangat sportivitas, kebersamaan, dan solidaritas dapat terus terjaga dalam mendukung pelaksanaan tugas dan pelayanan kepada masyarakat di lingkungan peradilan agama. Melalui kegiatan ini, hubungan antara PTWP PA Korwil Madiun Raya dan PTWP PA Korwil Solo Raya diharapkan semakin solid dan harmonis, sehingga semangat persatuan yang terjalin di lapangan tenis dapat terus diterapkan dalam pelaksanaan tugas dan tanggung jawab sehari-hari.
Turnamen tenis persahabatan ini menegaskan bahwa olahraga dapat menjadi media efektif untuk memperkuat solidaritas, menjaga kesehatan, dan menumbuhkan nilai-nilai positif di lingkungan kerja. Semangat kebersamaan yang terbangun melalui kegiatan tersebut diharapkan dapat terus dipelihara dalam pelaksanaan tugas sehari-hari. Kegiatan olahraga bersama juga memberikan ruang bagi aparatur peradilan untuk membangun hubungan yang lebih erat tanpa mengesampingkan profesionalitas. “Kemenangan merupakan kebanggaan, tetapi menjaga persahabatan, menjunjung sportivitas, dan mempererat silaturahmi adalah nilai utama yang harus terus kita pelihara.” Pesan tersebut mencerminkan pentingnya menempatkan semangat persaudaraan sebagai tujuan utama dalam setiap pertandingan persahabatan. Dengan terselenggaranya kegiatan ini, hubungan antara PTWP PA Koordinator Madiun Raya dan PTWP PA Korwil Solo Raya diharapkan semakin erat serta dapat terus berlanjut melalui kegiatan positif pada masa mendatang.
Pengadilan Agama Ngawi melaksanakan kegiatan monitoring Praktik Kerja Lapangan (PKL) siswa SMKN 1 Kendal pada Senin, 19 Oktober 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Sekretaris Pengadilan Agama Ngawi. Monitoring dipimpin langsung oleh Sekretaris Pengadilan Agama Ngawi, Benny Hardiyanto, S.H., bersama guru pembimbing dari SMKN 1 Kendal, Dwi Suryaningsih, S.Pd., Gr. Kegiatan ini diikuti oleh dua siswa PKL, yaitu Faradia Apriliani Ratna Putri dan Asifa Rahma Sholikah. Pelaksanaan monitoring tersebut bertujuan untuk mengevaluasi perkembangan siswa selama menjalani PKL sekaligus memastikan kegiatan praktik berjalan sesuai dengan tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan.
Dalam kegiatan monitoring ini, dilakukan penilaian berkala terhadap pelaksanaan tugas, kedisiplinan, serta sikap siswa selama berada di lingkungan kerja. Evaluasi tersebut menjadi sarana untuk mengetahui sejauh mana siswa mampu menerapkan pengetahuan yang diperoleh di sekolah ke dalam praktik kerja secara langsung. Selain itu, monitoring juga memberikan kesempatan bagi pihak sekolah dan instansi tempat PKL untuk mengidentifikasi hal-hal yang masih perlu diperbaiki atau ditingkatkan. Melalui evaluasi ini, siswa diharapkan dapat menerima arahan dan masukan yang konstruktif sebagai bekal untuk meningkatkan kompetensi mereka. Sinergi antara Pengadilan Agama Ngawi dan SMKN 1 Kendal juga menjadi bagian penting dalam mendukung keberhasilan pelaksanaan program PKL.
Selama mengikuti PKL di Pengadilan Agama Ngawi, kedua siswa diwajibkan mematuhi ketentuan jam kerja, yakni hadir pada pukul 07.30 WIB dan pulang pada pukul 13.00 WIB. Selain ketepatan waktu, siswa juga diharuskan menjaga sopan santun serta menerapkan etika yang baik dalam berinteraksi dengan pegawai maupun masyarakat yang datang ke pengadilan. Penggunaan seragam sekolah sesuai dengan ketentuan yang berlaku di SMKN 1 Kendal juga menjadi salah satu bentuk kedisiplinan yang wajib diperhatikan. Ketentuan tersebut bertujuan membiasakan siswa untuk menaati tata tertib dan memahami budaya kerja di lingkungan instansi pemerintahan. Dengan demikian, pelaksanaan PKL tidak hanya berfokus pada peningkatan keterampilan teknis, tetapi juga pembentukan karakter, tanggung jawab, dan profesionalisme.
Adapun kegiatan pembelajaran yang diberikan kepada siswa selama PKL meliputi pengelolaan arsip perkantoran, pelayanan masyarakat, serta membantu petugas Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) dalam proses penginputan data. Melalui kegiatan tersebut, siswa memperoleh pengalaman langsung mengenai administrasi perkantoran dan mekanisme pelayanan publik di lingkungan Pengadilan Agama Ngawi. Keterlibatan siswa dalam kegiatan administrasi dilakukan sebagai bagian dari proses pembelajaran dengan tetap memperhatikan arahan dan ketentuan yang berlaku di instansi. Pengalaman ini diharapkan dapat memperluas wawasan siswa mengenai dunia kerja serta meningkatkan kemampuan mereka dalam melaksanakan tugas secara teliti dan bertanggung jawab. Pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh selama PKL diharapkan menjadi bekal berharga bagi siswa ketika memasuki dunia kerja setelah menyelesaikan pendidikan.

Melalui kegiatan monitoring ini, Pengadilan Agama Ngawi bersama SMKN 1 Kendal berupaya memastikan bahwa pelaksanaan PKL memberikan manfaat optimal bagi siswa. Evaluasi secara berkala diharapkan mampu membantu siswa mengenali kelebihan serta aspek yang masih perlu dikembangkan selama menjalani praktik kerja. Kegiatan ini juga menjadi bentuk koordinasi antara pihak sekolah dan instansi dalam mendukung proses pembelajaran di luar lingkungan sekolah. Sebagai pesan bagi para siswa, “Disiplin, sopan santun, dan tanggung jawab merupakan bekal penting untuk membangun profesionalisme serta meraih keberhasilan di dunia kerja.” Dengan adanya monitoring ini, Faradia Apriliani Ratna Putri dan Asifa Rahma Sholikah diharapkan dapat terus meningkatkan kompetensi, menjaga kedisiplinan, serta menerapkan pengalaman yang diperoleh selama PKL sebagai bekal untuk masa depan.
Pengadilan Agama Ngawi mengikuti kegiatan Sosialisasi Penggunaan Aplikasi Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi (SRIKANDI) yang diselenggarakan oleh Badan Urusan Administrasi Mahkamah Agung Republik Indonesia pada Kamis, 15 Oktober 2026. Kegiatan tersebut dilaksanakan secara daring melalui aplikasi Zoom dan diikuti dari Media Center Pengadilan Agama Ngawi. Dalam kegiatan ini, Pengadilan Agama Ngawi diwakili oleh arsiparis, yaitu Lilik Sumiyati, A.Md., dan Dwi Ambar Alfiyah, A.Md.S.I. Sosialisasi ini menjadi sarana untuk meningkatkan pemahaman mengenai penggunaan aplikasi SRIKANDI dalam mendukung pengelolaan arsip dinamis di lingkungan peradilan. Melalui kegiatan tersebut, diharapkan pengelolaan arsip dapat dilaksanakan secara lebih tertib, efektif, dan sesuai dengan ketentuan kearsipan yang berlaku.
Aplikasi SRIKANDI merupakan sistem informasi yang mendukung pengelolaan arsip dinamis secara terintegrasi, termasuk dalam proses penciptaan, penggunaan, pemeliharaan, dan penyusutan arsip sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Pemanfaatan aplikasi ini menjadi bagian dari upaya mendorong transformasi digital dalam tata kelola administrasi pemerintahan. Melalui penerapan sistem elektronik, proses pengelolaan dokumen dinas diharapkan dapat berlangsung secara lebih terstruktur dan memudahkan penelusuran informasi ketika dibutuhkan. Selain itu, pengelolaan arsip secara digital mendukung upaya menjaga autentisitas, keutuhan, dan ketersediaan arsip sebagai bukti pelaksanaan kegiatan kedinasan. Oleh karena itu, pemahaman terhadap fungsi dan tata cara penggunaan aplikasi SRIKANDI menjadi hal penting bagi aparatur yang bertanggung jawab dalam pengelolaan kearsipan.
Keikutsertaan arsiparis Pengadilan Agama Ngawi dalam sosialisasi ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan kompetensi sumber daya manusia di bidang kearsipan. Melalui kegiatan yang diselenggarakan oleh Badan Urusan Administrasi Mahkamah Agung RI tersebut, peserta diharapkan memperoleh pemahaman yang lebih baik mengenai penggunaan aplikasi SRIKANDI serta penerapannya dalam mendukung administrasi perkantoran. Pengetahuan yang diperoleh dapat menjadi bekal dalam mengoptimalkan pengelolaan arsip dinamis di lingkungan Pengadilan Agama Ngawi. Penerapan sistem kearsipan digital juga memerlukan ketelitian, kedisiplinan, dan konsistensi agar dokumen dapat dikelola sesuai dengan klasifikasi serta prosedur yang telah ditetapkan. Dengan demikian, peningkatan kompetensi arsiparis diharapkan dapat mendukung terwujudnya tata kelola administrasi yang lebih akuntabel dan efisien.

Melalui sosialisasi ini, Pengadilan Agama Ngawi diharapkan semakin siap dalam mendukung penerapan sistem kearsipan digital yang terintegrasi di lingkungan Mahkamah Agung RI. Penggunaan aplikasi SRIKANDI tidak hanya berkaitan dengan pemanfaatan teknologi, tetapi juga menuntut komitmen bersama dalam menjaga ketertiban administrasi dan kualitas pengelolaan arsip. Arsip yang dikelola dengan baik memiliki peran penting dalam mendukung kelancaran pelaksanaan tugas, penyediaan informasi, serta pertanggungjawaban kinerja lembaga. Sebagaimana pesan yang relevan dengan pengelolaan kearsipan, “Arsip yang tertata dengan baik merupakan fondasi administrasi yang akuntabel, transparan, dan terpercaya.” Pesan tersebut menegaskan bahwa pengelolaan arsip harus menjadi bagian penting dari budaya kerja aparatur. Dengan peningkatan pemahaman dan kompetensi melalui sosialisasi ini, diharapkan pengelolaan kearsipan di Pengadilan Agama Ngawi semakin tertib, modern, dan selaras dengan perkembangan teknologi informasi.
Pengadilan Agama Ngawi menerima sosialisasi program dan produk layanan PT Taspen yang dilaksanakan di Multimedia Center Kantor Pengadilan Agama Ngawi, Kamis, 15 Oktober 2026. Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua Pengadilan Agama Ngawi, Miftahul Huda, S.Ag., M.H., Panitera Tamaji, S.Ag., M.H., serta seluruh pegawai Pengadilan Agama Ngawi. Dalam kegiatan tersebut, PT Taspen menyampaikan informasi mengenai berbagai program dan manfaat layanan yang diperuntukkan bagi peserta sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman aparatur mengenai hak, manfaat, serta perlindungan yang diberikan melalui program Taspen. Melalui penyampaian informasi tersebut, para pegawai diharapkan dapat mengenal lebih dekat layanan PT Taspen sebagai bagian dari dukungan terhadap kesejahteraan dan perlindungan sosial aparatur sipil negara (ASN).
Dalam pemaparannya, PT Taspen memperkenalkan empat program utama, yaitu Tabungan Hari Tua (THT), program Pensiun, Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), dan Jaminan Kematian (JKM). Program Tabungan Hari Tua memberikan manfaat sesuai dengan ketentuan kepesertaan sebagai bekal bagi peserta ketika memasuki masa purnabakti. Sementara itu, program Pensiun berkaitan dengan pemberian manfaat pensiun bagi peserta yang memenuhi persyaratan sesuai peraturan yang berlaku. Adapun Jaminan Kecelakaan Kerja memberikan perlindungan atas risiko kecelakaan kerja atau penyakit akibat kerja sesuai ketentuan program, sedangkan Jaminan Kematian memberikan manfaat kepada ahli waris peserta yang memenuhi persyaratan. Penjelasan mengenai keempat program tersebut diharapkan dapat membantu para pegawai memahami fungsi dan manfaat masing-masing layanan serta mengetahui hak yang berkaitan dengan status kepesertaan mereka.


Kegiatan sosialisasi ini juga menjadi sarana edukasi bagi pegawai Pengadilan Agama Ngawi untuk meningkatkan pemahaman mengenai pentingnya perlindungan sosial dan perencanaan kesejahteraan di masa depan. Melalui informasi yang disampaikan oleh PT Taspen, peserta diharapkan dapat memahami ketentuan, persyaratan, serta prosedur yang berkaitan dengan masing-masing program. Pengetahuan tersebut penting agar pegawai dapat mempersiapkan kebutuhan administrasi dan memperoleh informasi yang tepat ketika membutuhkan layanan Taspen. Selain itu, kegiatan ini memberikan kesempatan bagi peserta untuk memperluas wawasan mengenai manfaat program yang berkaitan dengan masa kerja, masa pensiun, serta perlindungan bagi peserta dan keluarganya. Dengan pemahaman yang lebih baik, para pegawai diharapkan mampu memanfaatkan informasi yang diperoleh sebagai bekal dalam merencanakan kesejahteraan secara lebih terarah.

Melalui kegiatan ini, Pengadilan Agama Ngawi berharap sosialisasi yang disampaikan dapat memberikan manfaat nyata bagi seluruh pegawai dalam memahami program dan layanan PT Taspen. Pemahaman mengenai hak dan manfaat kepesertaan menjadi hal penting untuk mendukung kesiapan aparatur dalam menghadapi berbagai tahapan kehidupan, mulai dari masa aktif bekerja hingga memasuki masa pensiun. Sebagai pesan yang relevan dengan kegiatan tersebut, “Memahami hak dan manfaat program Taspen sejak dini merupakan langkah penting untuk mempersiapkan masa depan yang lebih terencana dan memberikan perlindungan bagi keluarga.” Pesan ini menegaskan pentingnya literasi mengenai program perlindungan sosial agar setiap pegawai memiliki pemahaman yang memadai terhadap layanan yang tersedia. Dengan terselenggaranya sosialisasi ini, diharapkan seluruh pegawai Pengadilan Agama Ngawi semakin memahami produk dan layanan PT Taspen serta dapat memperoleh informasi yang benar sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Pengadilan Agama Ngawi menggelar kegiatan Sosialisasi Produk dan Layanan PT Pegadaian yang bertempat di Ruang Multimedia Center Pengadilan Agama Ngawi, Kamis, 15 Oktober 2026. Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua Pengadilan Agama Ngawi, Miftahul Huda, S.Ag., M.H., Panitera Tamaji, S.Ag., M.H., serta seluruh pegawai Pengadilan Agama Ngawi. PT Pegadaian hadir sebagai narasumber untuk memberikan informasi mengenai berbagai produk dan layanan yang dimiliki, khususnya produk investasi emas. Sosialisasi ini bertujuan untuk menambah wawasan dan pemahaman para pegawai mengenai perkembangan layanan keuangan yang dapat dimanfaatkan untuk perencanaan keuangan. Kegiatan tersebut juga menjadi sarana untuk mengenal lebih jauh transformasi layanan PT Pegadaian yang kini tidak hanya berfokus pada layanan gadai, tetapi juga menyediakan berbagai pilihan produk keuangan, termasuk investasi emas.
Dalam pemaparannya, perwakilan PT Pegadaian menjelaskan bahwa Pegadaian yang selama ini dikenal masyarakat sebagai tempat menggadaikan barang telah mengembangkan beragam produk dan layanan sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Salah satu layanan yang diperkenalkan dalam kegiatan tersebut adalah investasi emas, yang dapat menjadi alternatif bagi masyarakat dalam merencanakan keuangan jangka panjang. Melalui sosialisasi ini, para pegawai memperoleh penjelasan mengenai konsep investasi emas, mekanisme layanan, serta hal-hal yang perlu diperhatikan sebelum memilih produk investasi. Informasi tersebut diharapkan dapat membantu peserta memahami karakteristik investasi emas secara lebih menyeluruh. Selain itu, peserta juga diharapkan semakin mengenal perkembangan layanan Pegadaian sebagai bagian dari upaya memperluas akses masyarakat terhadap layanan keuangan.


Kegiatan sosialisasi berlangsung sebagai wadah penyampaian informasi dan edukasi keuangan bagi aparatur Pengadilan Agama Ngawi. Kehadiran Ketua Pengadilan Agama Ngawi, Panitera, dan seluruh pegawai menunjukkan keterlibatan unsur pimpinan serta pegawai dalam mengikuti kegiatan yang memberikan wawasan tambahan di luar pelaksanaan tugas kedinasan. Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan dapat meningkatkan literasi keuangan, khususnya terkait pemahaman mengenai investasi emas dan pengelolaan keuangan secara bijak. Pemahaman terhadap produk keuangan menjadi hal penting agar setiap individu dapat mempertimbangkan manfaat, biaya, risiko, serta ketentuan layanan sebelum mengambil keputusan investasi. Dengan demikian, sosialisasi ini tidak hanya menjadi ajang pengenalan produk, tetapi juga memberikan kesempatan bagi peserta untuk memperluas pengetahuan mengenai perencanaan keuangan yang lebih terarah.

Melalui kegiatan Sosialisasi Produk dan Layanan PT Pegadaian ini, Pengadilan Agama Ngawi berharap para pegawai dapat memperoleh manfaat dari informasi yang disampaikan serta menerapkannya sebagai bahan pertimbangan dalam mengelola keuangan pribadi. Perkembangan layanan keuangan yang semakin beragam menuntut masyarakat untuk terus meningkatkan pengetahuan dan kecermatan dalam menentukan pilihan. Sebagaimana pesan yang dapat menjadi pedoman dalam pengelolaan keuangan, “Investasi yang bijak dimulai dari pengetahuan yang cukup, pemahaman terhadap risiko, dan perencanaan yang matang.” Pesan tersebut menegaskan pentingnya literasi keuangan sebelum seseorang memutuskan untuk berinvestasi. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan terjalin hubungan komunikasi yang baik antara Pengadilan Agama Ngawi dan PT Pegadaian serta semakin meningkatnya pemahaman pegawai mengenai produk dan layanan keuangan, khususnya investasi emas.
Page 3 of 131
Jam Pelayanan :
Hari Senin - Kamis : 08.00 - 16.00 WIB
Istirahat : 12.00 - 13.00 WIB
___________________________
Hari Jumat : 07.30 - 16.00 WIB
Istirahat : 11.00 - 13.00 WIB
Copyright © 2024 Team IT Pengadilan Agama Ngawi