Tautan Terkait :
- Mahkamah Agung RI
- Kepaniteraan MA RI
- Badan Pengawasan MA RI
- Ditjen Badilag
- PTA Surabaya
- Pemkab Ngawi
- Badan Strategi Kebijakan dan Pendidikan dan Pelatihan Hukum dan Peradilan
Pimpinan Pengadilan Agama (PA) Ngawi menggelar rapat internal pimpinan pada Senin, 10 Agustus 2026, bertempat di ruang Ketua PA Ngawi. Rapat dipimpin langsung oleh Ketua PA Ngawi, Miftahul Huda, S.Ag., M.H., dan dihadiri oleh Wakil Ketua Ahsan Dawi, S.H., S.H.I., M.S.I., Panitera Tamaji, S.Ag., M.H., serta Sekretaris Benny Hardiyanto, S.H. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari agenda koordinasi dan evaluasi rutin pimpinan dalam memastikan pelaksanaan tugas dan fungsi satuan kerja berjalan sesuai dengan target yang telah ditetapkan. Melalui rapat ini, pimpinan melakukan pemantauan terhadap perkembangan kinerja masing-masing bidang sekaligus mengidentifikasi berbagai hal yang perlu segera ditindaklanjuti. Pembahasan dilakukan secara menyeluruh agar setiap program kerja dapat terlaksana secara efektif, terukur, dan tepat waktu.
Dalam rapat tersebut, pimpinan membahas capaian kinerja bulan dan triwulan berjalan sebagai bahan evaluasi terhadap pelaksanaan program kerja PA Ngawi. Evaluasi dilakukan dengan melihat sejauh mana target yang telah ditetapkan dapat direalisasikan oleh masing-masing bagian. Target yang telah tercapai menjadi indikator positif yang perlu dipertahankan, sedangkan target yang belum tercapai menjadi perhatian untuk segera dilakukan percepatan. Pembahasan tersebut diharapkan dapat memberikan gambaran yang jelas mengenai kondisi kinerja satuan kerja sekaligus menjadi dasar dalam menentukan langkah strategis berikutnya.

Selain capaian internal, rapat juga membahas nilai kinerja yang diberikan oleh Badan Peradilan Agama (Badilag). Nilai tersebut menjadi salah satu indikator penting dalam mengukur keberhasilan pelaksanaan tugas dan pelayanan pada PA Ngawi. Pimpinan menekankan pentingnya menjaga konsistensi kinerja serta melakukan perbaikan pada aspek yang masih memerlukan peningkatan. Setiap bagian juga diminta untuk memperhatikan indikator-indikator penilaian sehingga kinerja satuan kerja dapat terus meningkat dan memenuhi standar yang telah ditentukan.
Pembahasan selanjutnya diarahkan pada berbagai hambatan yang dihadapi masing-masing bagian dalam pelaksanaan tugas. Setiap kendala perlu diidentifikasi secara jelas agar dapat dicarikan solusi yang tepat dan tidak menghambat pencapaian target organisasi. Pimpinan bersama Wakil Ketua, Panitera, dan Sekretaris melakukan pembahasan untuk menentukan langkah penyelesaian serta tindak lanjut terhadap setiap permasalahan yang ditemukan. Koordinasi lintas bagian menjadi salah satu langkah penting untuk memastikan setiap kendala dapat diselesaikan secara efektif. Dengan adanya evaluasi secara berkala, diharapkan setiap bagian dapat bekerja lebih terarah dan mampu memberikan kontribusi optimal terhadap pencapaian kinerja PA Ngawi.
Rapat pimpinan juga membahas agenda kegiatan pada bulan Agustus 2026, khususnya dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia dan Hari Ulang Tahun Mahkamah Agung Republik Indonesia (MA RI) ke-81. Agenda tersebut menjadi perhatian pimpinan karena selain sebagai momentum peringatan, kegiatan juga diharapkan dapat mempererat kebersamaan dan meningkatkan semangat seluruh aparatur PA Ngawi. Persiapan kegiatan perlu dilakukan dengan koordinasi yang baik agar seluruh rangkaian agenda dapat berjalan tertib dan lancar. Pimpinan mengarahkan agar setiap pihak yang terlibat dapat melaksanakan tugas sesuai tanggung jawab masing-masing. Dengan persiapan yang matang, kegiatan peringatan HUT RI dan HUT MA RI ke-81 diharapkan dapat berlangsung dengan baik dan memberikan semangat positif bagi seluruh keluarga besar PA Ngawi.

Melalui rapat internal pimpinan ini, PA Ngawi berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas kinerja melalui evaluasi, koordinasi, dan tindak lanjut yang berkesinambungan. Hasil pembahasan rapat diharapkan dapat menjadi pedoman bagi setiap unsur pimpinan dan bagian terkait dalam melaksanakan langkah perbaikan serta mencapai target yang telah ditetapkan. Ketua PA Ngawi menegaskan bahwa pencapaian kinerja tidak hanya ditentukan oleh hasil akhir, tetapi juga oleh konsistensi dalam menjalankan proses kerja secara disiplin dan bertanggung jawab. “Target yang belum tercapai bukan menjadi alasan untuk berhenti, tetapi menjadi bahan evaluasi untuk memperbaiki langkah dan meningkatkan kinerja bersama,” pesan Ketua PA Ngawi, Miftahul Huda, S.Ag., M.H. Dengan semangat kebersamaan dan komitmen seluruh aparatur, PA Ngawi diharapkan mampu mempertahankan capaian yang telah diraih sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan peradilan kepada masyarakat.
Pengadilan Agama (PA) Ngawi menggelar rapat internal kesekretariatan pada Senin, 10 Agustus 2026, bertempat di ruang Sekretaris PA Ngawi. Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Sekretaris PA Ngawi, Benny Hardiyanto, S.H., dan diikuti oleh Antoni Windika, S.H. selaku Kasubag PTIP, Muhammad Ali Qoyyimuddin, S.H.I. selaku Kasubag Kepegawaian dan Ortala, M. Luthfi Hapsoro, S.H. selaku Kasubag Umum dan Keuangan, serta Berti Yussi Ekasari, A.Md. selaku Pranata Keuangan APBN. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian dari koordinasi internal untuk memastikan pelaksanaan tugas kesekretariatan berjalan efektif, tertib, dan sesuai dengan target yang telah ditetapkan. Selain membahas evaluasi pekerjaan, rapat juga membahas sejumlah agenda strategis terkait pelayanan publik, pengelolaan anggaran, sarana dan prasarana, serta kedisiplinan aparatur sipil negara (ASN).
Dalam bidang pelayanan publik, rapat membahas persiapan Memorandum of Understanding (MoU) serta pelatihan pelayanan bagi penyandang disabilitas dengan Sekolah Luar Biasa (SLB) Ngawi. Untuk mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut, perlu segera dipersiapkan dokumen MoU dan permohonan narasumber yang akan memberikan materi pelatihan. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman dan kompetensi aparatur dalam memberikan pelayanan yang ramah, inklusif, dan mudah diakses oleh masyarakat penyandang disabilitas. Selain itu, rapat juga membahas penyusunan blangko survei yang memuat kritik dan saran dari pengguna layanan. Blangko tersebut nantinya diberikan kepada pihak yang telah menerima layanan untuk diisi dan dimasukkan ke dalam kotak saran, dengan evaluasi dilakukan setiap triwulan sebagai bahan perbaikan kualitas pelayanan.

Rapat juga membahas evaluasi dan penguatan sistem kerja internal. Salah satu agenda yang disepakati adalah review Standar Operasional Prosedur (SOP) dengan menyiapkan instrumen yang dibutuhkan oleh Kasubag PTIP dalam bentuk Google Sheet. Kegiatan review tersebut direncanakan dilaksanakan pada September 2026 agar seluruh SOP yang ada dapat dievaluasi dan disesuaikan dengan kebutuhan organisasi. Dari sisi pengelolaan keuangan, rapat mencatat bahwa nilai Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran (IKPA) PA Ngawi mencapai 100. Untuk mempertahankan capaian tersebut, diperlukan percepatan pelaksanaan kegiatan perawatan sarana dan prasarana, antara lain perawatan mobil dinas dan perawatan pendingin ruangan (AC) setiap tiga bulan. Selain itu, direncanakan pembelian Uninterruptible Power Supply (UPS) untuk server guna menjaga keamanan dan keberlangsungan sistem ketika terjadi perpindahan sumber listrik dari PLN ke genset.
Pada aspek perencanaan dan realisasi anggaran, rapat membahas revisi sisa anggaran perjalanan dinas dalam kota untuk dialihkan menjadi perjalanan dinas biasa sesuai kebutuhan dan ketentuan yang berlaku. Selain itu, realisasi pengadaan seragam Batik MARI direncanakan pada September 2026. Memasuki Triwulan IV, revisi anggaran direncanakan dilaksanakan pada Oktober 2026. Dalam rangka memastikan pelaksanaan anggaran berjalan terarah, Riofitri Susanti, A.Md. ditugaskan untuk menyiapkan perencanaan secara detail terkait realisasi anggaran Triwulan IV sekaligus mengidentifikasi kebutuhan revisi yang akan dilakukan pada periode tersebut. Perencanaan yang matang diharapkan dapat mendukung optimalisasi penyerapan anggaran sekaligus mempertahankan kinerja pelaksanaan anggaran PA Ngawi.
Selain membahas pelayanan dan anggaran, rapat memberikan perhatian terhadap kedisiplinan ASN, khususnya dalam pelaksanaan absensi melalui aplikasi SIKEP. Hal ini menjadi perhatian setelah pemeriksaan Badan Pengawasan Mahkamah Agung Republik Indonesia (Bawas MARI) mendeteksi adanya IP handphone pegawai yang digunakan untuk melakukan absensi SIKEP. Oleh karena itu, seluruh ASN PA Ngawi diminta untuk lebih disiplin dan tertib dalam melaksanakan absensi sesuai ketentuan yang berlaku. Penggunaan sarana absensi harus dilakukan secara bertanggung jawab dan mencerminkan integritas setiap aparatur dalam menjalankan kewajibannya. Evaluasi terhadap pelaksanaan absensi juga menjadi bagian penting dalam menjaga tertib administrasi dan akuntabilitas kepegawaian.

Melalui rapat internal tersebut, jajaran kesekretariatan PA Ngawi diharapkan dapat segera menindaklanjuti seluruh hasil pembahasan sesuai tugas dan tanggung jawab masing-masing. Koordinasi antarbagian menjadi kunci agar setiap program, baik dalam bidang pelayanan, kepegawaian, teknologi informasi, maupun pengelolaan keuangan dan sarana prasarana, dapat terlaksana secara tepat waktu dan akuntabel. Sekretaris PA Ngawi menekankan pentingnya komitmen bersama dalam menjaga kualitas kinerja serta meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. “Setiap hasil rapat harus ditindaklanjuti dengan kerja nyata, disiplin, dan tanggung jawab agar target organisasi dapat tercapai secara optimal,” pesan Benny Hardiyanto, S.H. Dengan demikian, hasil rapat ini diharapkan menjadi pijakan bagi seluruh jajaran kesekretariatan PA Ngawi dalam meningkatkan kinerja dan mendukung terwujudnya pelayanan peradilan yang profesional, transparan, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Pengadilan Agama (PA) Ngawi berhasil meraih tujuh penghargaan pada ajang PTA Surabaya Awards Semester I Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Surabaya di Command Center PTA Surabaya, Selasa, 11 Agustus 2026. Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas capaian kinerja satuan kerja di lingkungan peradilan agama wilayah Jawa Timur selama Semester I Tahun 2026. Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua PA Ngawi Miftahul Huda, S.Ag, M.H., Panitera Tamaji, S.Ag., M.H., dan Sekretaris PA Ngawi Benny Hardiyanto, S.H. Kehadiran unsur pimpinan dan pejabat struktural tersebut menjadi wujud komitmen PA Ngawi dalam mendukung peningkatan kualitas kinerja, tata kelola, dan pelayanan peradilan.
PTA Surabaya Awards Semester I Tahun 2026 merupakan agenda evaluasi dan apresiasi terhadap capaian kinerja satuan kerja berdasarkan indikator yang telah ditetapkan oleh PTA Surabaya. Penilaian dilakukan secara objektif pada berbagai aspek, mulai dari kinerja organisasi, pelaksanaan anggaran, pengelolaan teknologi informasi, kedisiplinan pegawai, hingga implementasi layanan peradilan berbasis elektronik. Dalam ajang tersebut, PA Ngawi berhasil menunjukkan performa yang membanggakan dengan meraih Peringkat X dalam Penilaian Kinerja Satuan Kerja di Lingkungan Peradilan Agama Triwulan II Tahun 2026. PA Ngawi juga memperoleh apresiasi pada kategori Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran (IKPA) DIPA 01 dengan nilai 100 persen Periode Semester I serta kategori IKPA DIPA 04 dengan nilai 100 persen Periode Semester I. Selain itu, PA Ngawi meraih Juara Harapan I Kinerja Pengelolaan Website dan Media Sosial, Juara III Kinerja Kedisiplinan Pegawai, Juara Harapan II Kinerja E-Court Tingkat Pertama, dan Juara Harapan I Kinerja Upaya Hukum Banding.


Raihan tujuh penghargaan tersebut mencerminkan keberhasilan PA Ngawi dalam menjaga konsistensi peningkatan kinerja pada berbagai sektor strategis. Nilai IKPA yang mencapai 100 persen pada DIPA 01 dan DIPA 04 menunjukkan kualitas pelaksanaan anggaran yang efektif, efisien, dan akuntabel. Prestasi di bidang pengelolaan website dan media sosial, implementasi e-court, serta upaya hukum banding menegaskan komitmen PA Ngawi dalam mendukung transformasi digital dan modernisasi layanan peradilan. Sementara itu, penghargaan di bidang kedisiplinan pegawai menjadi indikator positif terhadap budaya kerja yang berorientasi pada integritas, profesionalisme, dan tanggung jawab.


Ketua PA Ngawi menyampaikan bahwa seluruh penghargaan yang diterima merupakan hasil kerja sama dan dedikasi seluruh aparatur PA Ngawi. “Prestasi ini adalah buah dari kerja keras bersama. Penghargaan yang kami terima menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, memperkuat integritas, serta mempertahankan kinerja terbaik demi terwujudnya peradilan yang modern, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat,” ujarnya. Melalui capaian tersebut, PA Ngawi berkomitmen untuk terus melakukan inovasi, memperkuat tata kelola kelembagaan, dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat pencari keadilan di wilayah Kabupaten Ngawi.
Ketua Miftahul Huda, S.Ag, M.H., Panitera Tamaji, S.Ag., M.H., dan Benny Hardiyanto, S.H. Sekretaris Pengadilan Agama (PA) Ngawi menghadiri Peringatan Milad Peradilan Agama ke-144 yang diselenggarakan oleh Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Surabaya di Command Center PTA Surabaya, Selasa, 11 Agustus 2026. Kegiatan tersebut menjadi momentum refleksi dan pembinaan bagi seluruh aparatur peradilan agama dalam memperkuat integritas, profesionalisme, serta kualitas pelayanan kepada masyarakat pencari keadilan. Acara diikuti oleh Ketua Pengadilan Agama se-Jawa Timur dan dihadiri jajaran pimpinan serta aparatur Pengadilan Tinggi Agama Surabaya.
Rangkaian peringatan Milad Peradilan Agama ke-144 berlangsung khidmat dan sarat makna. Kegiatan diawali dengan menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya dan Hymne Mahkamah Agung Republik Indonesia, dilanjutkan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, doa bersama, pemutaran video sejarah Peradilan Agama, pembacaan puisi, serta penampilan seni yang menggambarkan perjalanan panjang lembaga Peradilan Agama dalam menegakkan hukum dan keadilan di Indonesia. Momentum tersebut menjadi bentuk penghormatan kepada para pendahulu yang telah meletakkan fondasi kokoh bagi eksistensi Peradilan Agama sejak berdiri pada 1 Agustus 1882. Seluruh peserta mengikuti kegiatan dengan penuh perhatian sebagai bagian dari refleksi atas perjalanan panjang lembaga yang kini memasuki usia ke-144 tahun. Kehadiran Ketua, Panitera, dan Sekretaris PA Ngawi menunjukkan komitmen satuan kerja dalam mendukung penguatan nilai-nilai integritas dan profesionalisme di lingkungan peradilan agama.


Dalam sambutannya, Ketua Pengadilan Tinggi Agama Surabaya, Dr. H. Zulkarnain, S.H., M.H., mengajak seluruh aparatur menjadikan peringatan Milad Peradilan Agama bukan sekadar seremonial tahunan, melainkan momentum untuk melakukan refleksi sekaligus memperkuat komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Beliau menegaskan bahwa keberhasilan lembaga peradilan tidak hanya diukur dari capaian administratif, tetapi juga dari tingkat kepercayaan masyarakat terhadap lembaga peradilan. Oleh karena itu, seluruh aparatur didorong untuk terus meningkatkan kompetensi, membangun kolaborasi, serta menghadirkan inovasi pelayanan yang berorientasi pada kepentingan masyarakat pencari keadilan.
Pada kesempatan yang sama, Sekretaris Direktorat Jenderal Badan Peradilan Agama Mahkamah Agung Republik Indonesia, Drs. Arief Hidayat, M.M., memberikan pembinaan mengenai penguatan tata kelola organisasi, pembangunan sumber daya manusia, dan peningkatan kualitas pelayanan peradilan di era modern. Beliau menekankan bahwa kemajuan lembaga tidak hanya ditentukan oleh pembangunan fisik maupun pemanfaatan teknologi informasi, tetapi juga oleh kualitas sumber daya manusia yang menjunjung tinggi integritas dan profesionalisme. “Integritas merupakan pondasi utama. Ketika integritas terjaga, maka kepercayaan masyarakat akan tumbuh, dan di situlah sesungguhnya kehormatan lembaga peradilan dibangun,” ungkapnya. Peringatan Milad Peradilan Agama ke-144 diharapkan menjadi pengingat bagi seluruh aparatur, termasuk keluarga besar PA Ngawi, untuk terus menjaga marwah Peradilan Agama melalui integritas, inovasi, profesionalisme, dan pelayanan prima.

Hakim Pengadilan Agama (PA) Ngawi, Sapuan, S.H.I., M.H., mengikuti ujian wawancara fit and proper test secara virtual sebagai salah satu tahapan seleksi calon Wakil Ketua Pengadilan Agama Kelas IB Tahun 2026. Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Badan Peradilan Agama (Ditjen Badilag) Mahkamah Agung Republik Indonesia. Ujian dilaksanakan selama dua hari, Senin–Selasa, 10–11 Agustus 2026, dengan memanfaatkan aplikasi Zoom. Sapuan mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dari Ruang Media Center Pengadilan Agama Ngawi. Pelaksanaan secara virtual memungkinkan peserta mengikuti proses seleksi secara efektif tanpa mengurangi substansi dan standar penilaian yang telah ditetapkan.
Ujian wawancara ini menjadi salah satu bagian penting dalam proses fit and proper test bagi calon Wakil Ketua Pengadilan Agama Kelas IB. Dalam pelaksanaannya, peserta diuji mengenai berbagai aspek yang berkaitan dengan kompetensi teknis, wawasan kepemimpinan, serta kemampuan manajerial dalam menjalankan tugas di lingkungan peradilan agama. Materi yang diberikan mencakup pengetahuan dan pemahaman terhadap kebijakan pembinaan administrasi peradilan agama. Selain itu, peserta juga mengikuti ujian penguasaan Kitab Kuning sebagai salah satu bagian dari kompetensi yang dibutuhkan dalam lingkungan peradilan agama. Seluruh materi tersebut dirancang untuk mengukur kesiapan peserta dalam menjalankan amanah jabatan pimpinan pada satuan kerja Pengadilan Agama Kelas IB.
Pada sesi berikutnya, peserta diuji mengenai visi, misi, dan kebijakan Ditjen Badilag Mahkamah Agung RI. Materi ini dimaksudkan untuk mengukur sejauh mana peserta memahami arah kebijakan dan program pembinaan peradilan agama serta mampu menerapkannya dalam pelaksanaan tugas. Peserta juga mendapatkan materi mengenai manajemen pengawasan peradilan yang berkaitan dengan upaya menjaga integritas, profesionalitas, akuntabilitas, dan kualitas pelayanan peradilan. Penguasaan terhadap hukum formil peradilan agama turut menjadi bagian dari ujian, meliputi hukum acara perdata, gugatan sederhana, dan jinayat. Dengan cakupan materi tersebut, wawancara tidak hanya menilai kemampuan peserta dari sisi pengetahuan hukum, tetapi juga pemahaman terhadap tata kelola dan pembinaan lembaga peradilan.

Selain hukum formil, materi ujian juga mencakup hukum materiil peradilan agama. Bidang yang diujikan meliputi perkawinan, kewarisan, wakaf, hibah, zakat, sodaqoh, serta ekonomi syariah. Penguasaan terhadap berbagai bidang hukum tersebut menjadi penting karena perkara yang ditangani Pengadilan Agama memiliki karakteristik dan cakupan yang beragam. Peserta dituntut mampu memahami ketentuan hukum materiil sekaligus menerapkannya dalam penyelesaian perkara secara tepat dan berkeadilan. Kemampuan tersebut diharapkan dapat menunjang terwujudnya putusan yang berkualitas serta pelayanan peradilan yang profesional dan berorientasi pada pencari keadilan.
Materi lainnya yang turut diujikan adalah manajemen pembinaan dan pengembangan sumber daya manusia (SDM) peradilan agama. Selain itu, peserta juga diuji mengenai manajemen umum dan keuangan peradilan agama sebagai bagian dari kompetensi manajerial yang diperlukan dalam mendukung pelaksanaan tugas pimpinan satuan kerja. Aspek manajemen SDM berkaitan dengan kemampuan membina aparatur agar bekerja secara profesional, berintegritas, dan bertanggung jawab. Sementara itu, pemahaman mengenai manajemen umum dan keuangan diperlukan untuk memastikan pengelolaan organisasi berjalan secara tertib, transparan, efektif, dan akuntabel. Rangkaian materi tersebut menunjukkan bahwa seorang calon pimpinan peradilan tidak hanya dituntut menguasai aspek yuridis, tetapi juga harus memiliki kemampuan mengelola organisasi secara menyeluruh.
Keikutsertaan Sapuan, S.H.I., M.H., dalam ujian wawancara fit and proper test ini merupakan bagian dari proses pengembangan karier dan kompetensi aparatur peradilan agama. Pelaksanaan ujian selama dua hari, 10–11 Agustus 2026, diharapkan dapat memberikan gambaran yang komprehensif mengenai kapasitas dan kesiapan setiap peserta untuk mengemban tugas sebagai calon Wakil Ketua Pengadilan Agama Kelas IB. Dari Ruang Media Center Pengadilan Agama Ngawi, Sapuan mengikuti proses ujian secara virtual melalui Zoom dengan mempersiapkan diri terhadap seluruh materi yang telah ditentukan. Kegiatan tersebut juga menjadi momentum untuk memperkuat komitmen terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia di lingkungan peradilan agama. Pada akhirnya, proses seleksi ini diharapkan menghasilkan calon pimpinan yang memiliki kompetensi, integritas, profesionalitas, serta kemampuan manajerial yang kuat.
“Jabatan pimpinan peradilan bukan sekadar amanah kedinasan, tetapi juga tanggung jawab untuk menjaga integritas, meningkatkan kualitas pelayanan, dan menghadirkan keadilan bagi masyarakat.”
Dengan mengikuti rangkaian fit and proper test secara sungguh-sungguh, peserta diharapkan mampu menunjukkan kapasitas terbaiknya serta kesiapan untuk menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai bagian dari pimpinan Pengadilan Agama Kelas IB. Proses seleksi yang dilakukan secara objektif dan komprehensif menjadi salah satu langkah penting dalam memastikan terpilihnya aparatur peradilan yang kompeten dan berintegritas. Hal tersebut sejalan dengan kebutuhan peradilan agama untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat dan mewujudkan lembaga peradilan yang modern, profesional, serta berorientasi pada keadilan.
Page 8 of 121
Jam Pelayanan :
Hari Senin - Kamis : 08.00 - 16.00 WIB
Istirahat : 12.00 - 13.00 WIB
___________________________
Hari Jumat : 07.30 - 16.00 WIB
Istirahat : 11.00 - 13.00 WIB
Copyright © 2024 Team IT Pengadilan Agama Ngawi