Tautan Terkait :
- Mahkamah Agung RI
- Kepaniteraan MA RI
- Badan Pengawasan MA RI
- Ditjen Badilag
- PTA Surabaya
- Pemkab Ngawi

Ngawi, 2 Maret 2026 – Pengadilan Agama Ngawi mengikuti rapat koordinasi Langkah Strategis Belanja Kementerian/Lembaga Tahun Anggaran 2026 yang diselenggarakan oleh Mahkamah Agung Republik Indonesia. Kegiatan ini dilaksanakan secara daring melalui Zoom di Ruang Media Center Pengadilan Agama Ngawi. Rapat tersebut membahas langkah-langkah pelaksanaan anggaran Mahkamah Agung Tahun Anggaran 2026 sebagai bagian dari upaya penguatan tata kelola keuangan negara. Seluruh satuan kerja Pengadilan Tingkat Banding dan Pengadilan Tingkat Pertama pada 4 Lingkungan Peradilan turut mengikuti kegiatan ini guna menyamakan persepsi dan strategi pelaksanaan anggaran. Agenda ini menjadi langkah awal dalam memastikan perencanaan dan realisasi anggaran berjalan efektif dan tepat sasaran.
Hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Pengadilan Agama Ngawi, BENNY HARDIYANTO, S.H., serta Kepala Subbagian Perencanaan, Teknologi Informasi, dan Pelaporan, ANTONI WINDIKA, S.H. Keduanya mengikuti rapat secara seksama sebagai bentuk komitmen terhadap pengelolaan anggaran yang profesional dan akuntabel. Partisipasi pimpinan dan pejabat teknis ini sekaligus menunjukkan kesiapan satuan kerja dalam mengimplementasikan kebijakan strategis yang telah ditetapkan. Mereka juga mencermati setiap arahan yang disampaikan untuk segera ditindaklanjuti dalam perencanaan internal.

Dalam rapat koordinasi tersebut dipaparkan berbagai strategi yang harus dilaksanakan pada Tahun Anggaran 2026. Penekanan diberikan pada percepatan penyerapan anggaran sejak awal tahun guna menghindari penumpukan realisasi di akhir periode. Selain itu, peningkatan kualitas belanja yang berorientasi pada kinerja dan hasil menjadi perhatian utama. Penguatan sistem pengawasan internal serta optimalisasi penggunaan teknologi informasi dalam mendukung administrasi peradilan juga menjadi bagian penting dari pembahasan. Dengan langkah tersebut, diharapkan anggaran yang dialokasikan dapat memberikan dampak nyata bagi peningkatan pelayanan publik.
Pelaksanaan rapat secara daring berlangsung lancar. Fasilitas teknologi yang tersedia dimanfaatkan secara maksimal untuk mendukung komunikasi dua arah antara peserta dan narasumber. Seluruh peserta mengikuti paparan materi dengan penuh perhatian serta aktif mencatat poin-poin strategis yang perlu ditindaklanjuti. Diskusi yang berlangsung juga memberikan ruang bagi satuan kerja untuk menyampaikan pertanyaan dan klarifikasi terkait pelaksanaan anggaran. Momentum ini menjadi sarana evaluasi sekaligus perencanaan agar pelaksanaan anggaran Tahun 2026 dapat lebih terukur, transparan, dan akuntabel. Dalam Pengelolaan anggaran bukan sekadar memenuhi target serapan, tetapi harus mampu memberikan manfaat nyata dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat sehingga integritas, disiplin, dan perencanaan yang matang menjadi kunci keberhasilan pelaksanaan anggaran.

Melalui rapat koordinasi ini, Pengadilan Agama Ngawi menyatakan kesiapan untuk melaksanakan langkah strategis belanja Tahun Anggaran 2026 sesuai arahan Mahkamah Agung. Dengan komitmen yang kuat dan koordinasi yang solid, diharapkan pelaksanaan anggaran tahun 2026 dapat berjalan tepat waktu, tepat guna, dan tepat sasaran, serta semakin memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap lembaga peradilan.

Ngawi, 26 Februari 2026 — Kegiatan Tausiyah Ramadan dilaksanakan di Mushola Al-Mahkamah Pengadilan Agama Ngawi. Kegiatan yang menjadi agenda rutin harian selama bulan suci Ramadan ini dihadiri oleh Ketua A. MAHFUDIN, S.Ag., M.H., serta seluruh pegawai Pengadilan Agama Ngawi. Tausiyah tersebut digelar sebagai upaya meningkatkan keimanan dan ketakwaan sekaligus memperkuat integritas aparatur dalam menjalankan tugas pelayanan publik.
Acara dipandu oleh ALFIRA NURDIANA, A.Md.Kom., yang memimpin jalannya kegiatan dengan tertib dan penuh khidmat. Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan dan dilanjutkan dengan kultum yang disampaikan oleh Hakim SAPUAN, S.H.I., M.H. Suasana mushola terasa khusyuk ketika seluruh peserta menyimak materi tausiyah yang sarat dengan nilai-nilai spiritual dan motivasi kerja.
Dalam kultumnya, SAPUAN, S.H.I., M.H. menyampaikan bahwa umat Islam memiliki dua pusaka utama yang harus dijadikan pegangan hidup, yaitu Al-Qur’an dan Hadis. Kedua sumber ajaran tersebut, menurutnya, menjadi pedoman dalam setiap aspek kehidupan, baik dalam urusan pribadi maupun dalam menjalankan tugas sebagai aparatur negara. Ia menjelaskan bahwa Rasulullah SAW telah memberikan banyak contoh sederhana namun penuh manfaat dalam kehidupan sehari-hari. Salah satu teladan yang ditekankan adalah mendahulukan kepentingan orang lain di atas kepentingan pribadi, termasuk dalam konteks memberikan pelayanan kepada masyarakat. Nilai ini dinilai sangat relevan bagi aparatur peradilan agama dalam memberikan pelayanan yang adil, cepat, dan penuh empati.

Lebih lanjut, ia menguraikan pentingnya memahami shiroh nabawiyah sebagai sumber inspirasi dalam memperluas wawasan dan cara berpikir. Umat Islam, kata dia, tidak boleh hanya berputar pada rutinitas tanpa inovasi dan perbaikan. Semangat berpikir luas dan progresif harus diimplementasikan dalam pengoptimalan pelayanan, khususnya selama bulan Ramadan. Dengan menjadikan Al-Qur’an dan Hadis sebagai landasan, setiap pegawai diharapkan mampu bekerja lebih profesional, disiplin, dan berorientasi pada kemaslahatan masyarakat.
Hakim Pengadilan Agama Ngawi, SAPUAN, S.H.I., M.H., menyampaikan apresiasi atas konsistensi pelaksanaan tausiyah harian tersebut. Ia menilai kegiatan ini bukan sekadar rutinitas keagamaan, tetapi juga sebagai sarana pembinaan mental dan spiritual aparatur. “Mari kita jadikan Al-Qur’an dan Hadis sebagai pedoman utama dalam hidup dan bekerja, sehingga setiap pelayanan yang kita berikan bernilai ibadah dan membawa keberkahan,” ujarnya.
Melalui kegiatan Tausiyah Ramadan yang dilaksanakan setiap hari ini, Pengadilan Agama Ngawi berkomitmen membangun budaya kerja yang religius dan berintegritas. Diharapkan nilai-nilai keteladanan Rasulullah SAW yang disampaikan dalam tausiyah dapat diimplementasikan secara nyata dalam peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat selama bulan suci Ramadan dan seterusnya.

Ngawi, 26 Februari 2026 — Pimpinan Pengadilan Agama Ngawi menggelar rapat koordinasi di Ruang Ketua. Rapat tersebut dihadiri langsung oleh Ketua A. MAHFUDIN, S.Ag., M.H., Sekretaris BENNY HARDIYANTO, S.H., serta Panitera TAMAJI, S.Ag., M.H. Pertemuan ini dilaksanakan sebagai bentuk konsolidasi internal dalam rangka pengoptimalan pelayanan pada bulan suci Ramadan 1447 H sekaligus memastikan kesiapan lembaga dalam menjaga kualitas pelayanan publik.
Rapat pimpinan membahas sejumlah agenda strategis, di antaranya rencana pelaksanaan kegiatan berbuka puasa bersama dan peringatan Nuzulul Qur’an yang dijadwalkan pada 10 Maret 2026. Kegiatan tersebut direncanakan melibatkan seluruh aparatur Pengadilan Agama Ngawi sebagai sarana mempererat silaturahmi dan meningkatkan kebersamaan di lingkungan kerja. Konsep acara dibahas secara matang agar pelaksanaannya tetap sederhana, khidmat, serta tidak mengganggu jam pelayanan kepada masyarakat.

Selain agenda keagamaan, pimpinan juga memfokuskan pembahasan pada pengoptimalan pelayanan selama bulan Ramadan. Penyesuaian jam kerja yang lazim diterapkan selama Ramadan menjadi perhatian khusus agar tidak berdampak pada kualitas layanan. Berbagai langkah antisipatif dirumuskan, mulai dari pengaturan jadwal petugas pelayanan terpadu satu pintu, peningkatan pengawasan kedisiplinan pegawai, hingga evaluasi standar operasional prosedur yang berkaitan dengan pelayanan publik. Koordinasi antara bagian kepaniteraan dan kesekretariatan juga ditekankan guna memastikan proses administrasi perkara berjalan lancar. Dengan perencanaan yang matang, pimpinan berharap produktivitas dan responsivitas pelayanan tetap terjaga meskipun dalam suasana ibadah puasa.
Ketua Pengadilan Agama Ngawi, A. MAHFUDIN, S.Ag., M.H., dalam arahannya menegaskan bahwa Ramadan harus menjadi momentum peningkatan kualitas diri sekaligus kualitas kinerja. Ia mengingatkan bahwa tugas memberikan pelayanan hukum kepada masyarakat tetap menjadi prioritas utama. “Ramadan adalah bulan penuh berkah, dan kita harus menjadikannya sebagai motivasi untuk bekerja lebih disiplin, profesional, dan penuh integritas,” ujarnya.

Sekretaris dan Panitera turut menyampaikan pandangan teknis terkait kesiapan sumber daya manusia serta dukungan administrasi guna menyukseskan agenda yang telah direncanakan. Mereka sepakat bahwa sinergi dan komunikasi yang efektif menjadi kunci dalam menjaga stabilitas pelayanan selama bulan suci. Rapat berlangsung dalam suasana konstruktif, dengan setiap pimpinan memberikan masukan demi tercapainya tujuan bersama.
Melalui rapat pimpinan ini, diharapkan seluruh kebijakan dan rencana kegiatan yang telah dibahas dapat diimplementasikan secara optimal. Konsolidasi yang dilakukan sejak akhir Februari tersebut menjadi langkah awal untuk memastikan Pengadilan Agama Ngawi tetap memberikan pelayanan prima sekaligus membangun atmosfer kerja yang religius dan harmonis sepanjang bulan Ramadan.
Page 4 of 83
Jam Pelayanan :
Hari Senin - Kamis : 08.00 - 16.00 WIB
Istirahat : 12.00 - 13.00 WIB
___________________________
Hari Jumat : 07.30 - 16.00 WIB
Istirahat : 11.00 - 13.00 WIB
Copyright © 2024 Team IT Pengadilan Agama Ngawi