Tautan Terkait :
- Mahkamah Agung RI
- Kepaniteraan MA RI
- Badan Pengawasan MA RI
- Ditjen Badilag
- PTA Surabaya
- Pemkab Ngawi
- Badan Strategi Kebijakan dan Pendidikan dan Pelatihan Hukum dan Peradilan
Pengadilan Agama Ngawi melaksanakan kegiatan monitoring terhadap siswa Praktik Kerja Lapangan (PKL) dari SMKN 1 Ngawi pada Selasa, 22 September 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di ruang Sekretaris Pengadilan Agama Ngawi dan dipimpin langsung oleh Sekretaris Pengadilan Agama Ngawi, Benny Hardiyanto, S.H. Monitoring turut dihadiri oleh guru SMKN 1 Ngawi, Saeful Bakri, S.Ag., M.Pd.I. dan Sri Dwi Lestari, S.Pd. Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk pemantauan terhadap pelaksanaan PKL yang sedang dijalani oleh para siswa di lingkungan Pengadilan Agama Ngawi. Melalui kegiatan tersebut, pihak sekolah dan instansi tempat PKL dapat mengetahui perkembangan siswa selama mengikuti kegiatan praktik.
Monitoring dilakukan untuk melihat perkembangan siswa, khususnya dalam aspek kinerja, tanggung jawab, serta kedisiplinan selama menjalankan praktik kerja lapangan. Dalam kegiatan tersebut, pihak Pengadilan Agama Ngawi bersama guru pembimbing melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan tugas yang telah diberikan kepada siswa. Pembahasan juga mencakup sikap siswa dalam menjalankan pekerjaan serta kepatuhan terhadap tata tertib dan ketentuan yang berlaku di lingkungan kerja. Evaluasi ini penting dilakukan untuk mengetahui apakah terdapat kendala atau kekurangan yang perlu segera diperbaiki selama pelaksanaan PKL. Dengan demikian, kegiatan monitoring diharapkan dapat membantu siswa meningkatkan kemampuan sekaligus membentuk sikap profesional di dunia kerja.


Sekretaris Pengadilan Agama Ngawi, Benny Hardiyanto, S.H., memimpin langsung kegiatan monitoring dan memberikan perhatian terhadap perkembangan siswa selama berada di lingkungan kerja. Sementara itu, guru SMKN 1 Ngawi, Saeful Bakri, S.Ag., M.Pd.I. dan Sri Dwi Lestari, S.Pd., turut melakukan pemantauan dan evaluasi dari sisi sekolah. Kolaborasi antara pihak sekolah dan Pengadilan Agama Ngawi menjadi bagian penting dalam memastikan kegiatan PKL berjalan sesuai tujuan pembelajaran. Melalui komunikasi antara pembimbing dari instansi dan guru sekolah, berbagai perkembangan maupun kendala yang dialami siswa dapat diketahui secara lebih jelas. Hasil monitoring tersebut selanjutnya dapat menjadi bahan evaluasi bagi siswa untuk meningkatkan kualitas kinerja dan kedisiplinan selama mengikuti PKL.
Kegiatan monitoring juga menjadi sarana bagi siswa untuk mendapatkan arahan dan masukan secara langsung mengenai sikap yang perlu diterapkan di dunia kerja. Siswa diharapkan tidak hanya memperoleh pengalaman dalam menyelesaikan tugas, tetapi juga mampu membangun kedisiplinan, tanggung jawab, komunikasi, dan etika kerja. Pengalaman selama PKL diharapkan dapat menjadi bekal bagi siswa ketika memasuki dunia kerja setelah menyelesaikan pendidikan di SMKN 1 Ngawi. Selain itu, kegiatan ini memperkuat hubungan kerja sama antara SMKN 1 Ngawi dengan Pengadilan Agama Ngawi dalam mendukung proses pembelajaran berbasis pengalaman kerja. Monitoring akan terus menjadi bagian penting dalam memastikan siswa memperoleh pengalaman PKL yang sesuai dengan tujuan pendidikan.
Dalam kesempatan tersebut, pesan yang dapat menjadi pegangan bagi para siswa adalah, “Jadikan setiap tugas selama PKL sebagai kesempatan untuk belajar, tingkatkan kedisiplinan, dan tunjukkan tanggung jawab dalam setiap pekerjaan.” Pesan tersebut diharapkan dapat mendorong siswa untuk terus memperbaiki diri dan memanfaatkan masa PKL sebagai proses pembelajaran sebelum memasuki dunia kerja secara nyata.
Dharmayukti Karini Cabang Ngawi menggelar pertemuan rutin sekaligus berbagai perlombaan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Dharmayukti Karini pada Jumat, 18 September 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Sidang Utama Kantor Pengadilan Agama Ngawi dan diikuti oleh seluruh anggota Dharmayukti Karini dari Pengadilan Agama (PA) Ngawi dan Pengadilan Negeri (PN) Ngawi. Acara ini turut dihadiri oleh Ibu Ketua Pengadilan Agama Ngawi, Dr. Utami Setyaningsih, serta Ibu Ketua Pengadilan Negeri Ngawi. Kehadiran para pimpinan dan seluruh anggota menambah suasana keakraban dalam kegiatan yang menjadi agenda pertemuan rutin Dharmayukti Karini Cabang Ngawi. Pertemuan rutin tersebut dilaksanakan setiap dua bulan sekali sebagai sarana mempererat silaturahmi dan meningkatkan kebersamaan antaranggota.
Dalam rangka memeriahkan HUT Dharmayukti Karini, panitia menyelenggarakan dua perlombaan, yaitu lomba merangkai sayur dan lomba make up. Kedua lomba tersebut diikuti dengan antusias oleh para anggota dan menjadi wadah untuk menyalurkan kreativitas sekaligus mempererat kekompakan. Lomba menghias tumpeng memberikan kesempatan kepada peserta untuk menampilkan kreativitas dalam menyusun dan menghias hidangan secara menarik. Sementara itu, lomba make up berlangsung dengan suasana meriah dan penuh semangat dari para peserta. Rangkaian perlombaan tersebut tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga menjadi sarana membangun kerja sama, kebersamaan, dan rasa kekeluargaan di lingkungan Dharmayukti Karini Cabang Ngawi.



Selain perlombaan, kegiatan juga diisi dengan pertemuan rutin anggota sebagai bagian dari agenda organisasi. Para peserta mengikuti kegiatan dengan suasana santai dan penuh keakraban. Sebagai bentuk apresiasi kepada anggota yang hadir, panitia juga menyiapkan hadiah hadir yang dibagikan kepada peserta. Pemberian hadiah tersebut menambah semarak kegiatan dan menjadi bentuk perhatian kepada para anggota yang telah berpartisipasi. Melalui kegiatan ini, Dharmayukti Karini Cabang Ngawi diharapkan dapat terus menjaga komunikasi dan hubungan baik di antara anggota Pengadilan Agama dan Pengadilan Negeri Ngawi. Kebersamaan yang terjalin dalam kegiatan rutin maupun kegiatan peringatan HUT menjadi salah satu bagian penting dalam mendukung soliditas organisasi.




Kegiatan ditutup dengan suasana penuh kegembiraan dan kebersamaan. Momentum pertemuan rutin dan perlombaan ini diharapkan dapat menjadi sarana untuk memperkuat tali silaturahmi serta meningkatkan kekompakan seluruh anggota Dharmayukti Karini Cabang Ngawi. Semangat kebersamaan juga menjadi bagian penting dalam menjaga keberlangsungan organisasi agar semakin aktif dan harmonis. Sebagaimana pesan yang dapat menjadi semangat bersama dalam kegiatan tersebut, “Dengan kebersamaan dan kekompakan, Dharmayukti Karini terus tumbuh menjadi organisasi yang solid, harmonis, dan bermanfaat.” Melalui agenda yang dilaksanakan secara berkala setiap dua bulan, diharapkan semangat kebersamaan dan kekeluargaan di antara anggota Dharmayukti Karini Cabang Ngawi dapat terus terjaga.
Pengadilan Agama Ngawi menggelar Rapat Tim Reviu Standar Operasional Prosedur (SOP) pada Kamis, 17 September 2026, bertempat di Media Center Pengadilan Agama Ngawi. Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai bagian dari upaya evaluasi dan penyempurnaan SOP yang menjadi pedoman dalam pelaksanaan tugas dan pelayanan di lingkungan Pengadilan Agama Ngawi. Rapat dipimpin langsung oleh Ketua Pengadilan Agama Ngawi, Miftahul Huda, S.Ag., M.H., dan diikuti oleh Wakil Ketua Ahsan Dawi, S.H., S.H.I., M.S.I., Panitera Tamaji, S.Ag., M.H., Sekretaris Benny Hardiyanto, S.H., serta seluruh pegawai yang ditunjuk sebagai Tim Reviu SOP. Kegiatan ini menjadi momentum untuk memastikan setiap prosedur kerja tetap relevan, efektif, dan sesuai dengan kebutuhan organisasi serta ketentuan yang berlaku.
Dalam rapat tersebut, Tim Reviu melakukan pembahasan terhadap SOP yang selama ini diterapkan dalam pelaksanaan tugas masing-masing bagian. Reviu dilakukan dengan mencermati alur kerja, pembagian tugas, tahapan pelayanan, serta kesesuaian prosedur dengan perkembangan kebijakan dan kebutuhan organisasi. Setiap anggota tim diberikan kesempatan untuk menyampaikan masukan, usulan perbaikan, maupun kendala yang ditemukan dalam penerapan SOP di lapangan. Pembahasan tersebut diharapkan dapat menghasilkan SOP yang lebih sederhana, jelas, terukur, dan mudah dipahami oleh seluruh pegawai. Dengan demikian, setiap proses kerja dapat dilaksanakan secara konsisten dan dapat dipertanggungjawabkan.


Ketua Pengadilan Agama Ngawi, Miftahul Huda, S.Ag., M.H., dalam arahannya menekankan pentingnya SOP sebagai instrumen untuk menjaga kualitas dan konsistensi pelaksanaan tugas. Menurutnya, SOP tidak hanya menjadi dokumen administratif, tetapi juga harus menjadi pedoman kerja yang benar-benar diterapkan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari. Oleh karena itu, setiap prosedur perlu dikaji secara berkala agar tetap sesuai dengan kebutuhan organisasi dan mampu mendukung peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Reviu juga menjadi sarana untuk mengidentifikasi bagian-bagian prosedur yang masih memerlukan penyempurnaan. “SOP harus menjadi pedoman yang benar-benar dipahami dan dilaksanakan, sehingga setiap pekerjaan dapat berjalan secara efektif, tertib, dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” pesan Ketua PA Ngawi.
Rapat Tim Reviu SOP ini diharapkan dapat menghasilkan penyempurnaan prosedur kerja yang mampu mendukung peningkatan kinerja Pengadilan Agama Ngawi. Hasil pembahasan selanjutnya menjadi bahan untuk melakukan penyesuaian dan penyempurnaan SOP sesuai dengan hasil reviu dan ketentuan yang berlaku. Melalui SOP yang jelas dan efektif, seluruh pegawai diharapkan memiliki standar kerja yang sama dalam melaksanakan tugas dan memberikan pelayanan. Langkah tersebut juga merupakan bagian dari komitmen Pengadilan Agama Ngawi untuk terus meningkatkan tata kelola organisasi, akuntabilitas, serta kualitas pelayanan publik. Dengan adanya evaluasi dan reviu secara berkala, diharapkan pelaksanaan tugas dan pelayanan di Pengadilan Agama Ngawi semakin profesional, transparan, efektif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat pencari keadilan.
Pengadilan Agama Ngawi menggelar Rapat Kesekretariatan pada Rabu, 16 September 2026, bertempat di Media Center Pengadilan Agama Ngawi. Rapat dipimpin langsung oleh Sekretaris Pengadilan Agama Ngawi, Benny Hardiyanto, S.H., dan dihadiri oleh seluruh jajaran kesekretariatan. Turut hadir Kepala Subbagian Perencanaan, Teknologi Informasi, dan Pelaporan (PTIP) Antoni Windika, S.H., Kepala Subbagian Kepegawaian, Organisasi, dan Tata Laksana Muhammad Ali Qoyyimuddin, S.H.I., serta Kepala Subbagian Umum dan Keuangan M. Luthfi Hapsoro, S.H. Rapat tersebut dilaksanakan sebagai bagian dari koordinasi, evaluasi, dan penguatan pelaksanaan tugas kesekretariatan. Sejumlah agenda strategis dibahas untuk memastikan seluruh program kerja berjalan sesuai target dan dapat mendukung peningkatan kinerja Pengadilan Agama Ngawi.
Dalam rapat tersebut, salah satu pembahasan utama berkaitan dengan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP). Disampaikan bahwa dokumen SAKIP telah disusun, termasuk Rencana Strategis (Renstra) dan dokumen pendukung lainnya. Selain itu, Perjanjian Kinerja perlu dilakukan penyesuaian menyusul adanya perubahan dan pergantian pimpinan di lingkungan Pengadilan Agama Ngawi. Pembahasan juga mencakup evaluasi Zona Integritas menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM), dengan penekanan agar capaian seperti Indeks Profesionalitas Aparatur Sipil Negara (IP ASN) dan indikator lainnya dapat ditingkatkan dibandingkan tahun sebelumnya. Dalam aspek perencanaan, rapat membahas adanya pengembangan indikator yang sebelumnya hanya berfokus pada efektivitas capaian RO, sedangkan pada tahun ini akan ditambahkan aspek efisiensi non-SBK. Pembahasan tersebut diharapkan dapat menghasilkan perencanaan yang lebih terukur dan mampu menggambarkan efektivitas sekaligus efisiensi pelaksanaan kegiatan.

Rapat juga membahas pemahaman mengenai Standar Biaya Masukan (SBM) dan Standar Biaya Keluaran (SBK) sebagai bagian dari pengelolaan anggaran dan pencapaian kinerja. SBM menjadi standar yang digunakan sebagai acuan dalam menghasilkan input, sedangkan SBK menjadi panduan dalam menghasilkan output dari suatu kegiatan. Salah satu contoh yang dibahas adalah target output layanan Posbakum sebesar 700, yang belum memungkinkan untuk dilakukan penilaian pada rentang 4–5 persen sebagaimana pembahasan indikator yang ada. Kondisi adanya efisiensi anggaran juga menjadi perhatian karena berdampak pada perlunya dilakukan revisi terhadap perencanaan maupun target yang telah ditetapkan. Oleh karena itu, setiap perubahan akibat efisiensi perlu diikuti dengan penyesuaian dokumen dan indikator agar tetap selaras dengan kondisi pelaksanaan kegiatan.
Pada bidang Perencanaan, Teknologi Informasi, dan Pelaporan (PTIP), rapat menekankan pentingnya pemantauan terhadap progres indikator kinerja satuan kerja. Data perkembangan indikator tersebut nantinya akan menjadi bahan bagi pimpinan untuk melakukan review dan menentukan apakah indikator yang telah ditetapkan masih dapat dipertahankan atau perlu dilakukan perubahan. Pemantauan akan dilakukan secara berkala setiap triwulan sehingga perkembangan capaian dapat diketahui secara lebih dini. Selain itu, seluruh hasil pekerjaan masing-masing bidang diminta untuk difokuskan dan disimpan pada server data yang telah ditentukan. Penataan data secara terpusat diharapkan dapat memudahkan pencarian dokumen, meningkatkan keteraturan administrasi, serta mendukung efektivitas pekerjaan antarbagian.


Pembahasan berikutnya mencakup bidang Umum dan Keuangan, khususnya penataan hasil pekerjaan agar terdokumentasi dengan baik pada server data masing-masing bidang. Pekerjaan pada bagian Umum dan Keuangan akan diuraikan secara lebih terstruktur sehingga setiap dokumen dan hasil pelaksanaan tugas dapat ditemukan dengan mudah ketika diperlukan. Rapat juga membahas penguatan Standar Operasional Prosedur (SOP) di lingkungan kesekretariatan. Setiap SOP yang telah disusun diminta untuk segera ditindaklanjuti dan dilaksanakan secara konsisten, termasuk lima SOP pada bidang PTIP dan SOP terkait penatausahaan aset pada bidang Umum dan Keuangan. Selain itu, terdapat tambahan SOP pada bidang Umum, yaitu SOP Penanganan Bencana Kebakaran dan SOP Keamanan Sidang, yang disiapkan untuk mengantisipasi kondisi maupun tindakan tidak terduga selama pelaksanaan kegiatan persidangan.
Melalui rapat tersebut, jajaran kesekretariatan Pengadilan Agama Ngawi diharapkan dapat meningkatkan koordinasi, ketertiban administrasi, serta kualitas pelaksanaan tugas masing-masing bidang. Evaluasi secara berkala terhadap indikator kinerja, pengelolaan dokumen melalui server data, serta pelaksanaan SOP menjadi bagian penting dalam membangun tata kelola yang efektif, efisien, dan akuntabel. Seluruh hasil pembahasan diharapkan dapat segera ditindaklanjuti oleh masing-masing bidang sesuai tugas dan tanggung jawabnya. Dengan koordinasi yang baik, setiap pekerjaan dapat dipantau, dievaluasi, dan diperbaiki apabila ditemukan hal-hal yang masih perlu disempurnakan. Rapat ini juga menjadi momentum untuk memastikan seluruh program kesekretariatan tetap berjalan terarah dan mendukung pencapaian target kinerja Pengadilan Agama Ngawi.
“Setiap pekerjaan harus terdokumentasi, terukur, dan dapat dipantau, sehingga hasilnya tidak hanya selesai dilaksanakan, tetapi juga dapat dievaluasi dan terus disempurnakan.”
Pengadilan Agama Ngawi menggelar kegiatan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang dirangkaikan dengan Khotmil Qur’an pada Rabu, 16 September 2026. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Multimedia Center Pengadilan Agama Ngawi dan diikuti oleh jajaran pimpinan serta aparatur Pengadilan Agama Ngawi. Kegiatan ini diselenggarakan sebagai momentum untuk meningkatkan kecintaan dan keteladanan terhadap Nabi Muhammad SAW sekaligus memperkuat nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari. Selain memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW, kegiatan tersebut juga menjadi sarana untuk memanjatkan doa dan rasa syukur melalui rangkaian Khotmil Qur’an. Seluruh rangkaian acara berlangsung dengan khidmat dan penuh kekeluargaan. Acara Maulid Nabi Muhammad SAW dan Khotmil Qur’an dipandu oleh Araisa Namia, S.T. sebagai pembawa acara. Rangkaian kegiatan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an yang dilantunkan oleh Anissa Jea, mahasiswa UIN Ponorogo. Suasana semakin khidmat dengan dilanjutkannya Do’a Khotmil Qur’an yang dipimpin oleh Bayu Rengga. Setelah itu, acara dilanjutkan dengan pembacaan Maulid Nabi Muhammad SAW oleh Umbar Muchid. Rangkaian pembukaan tersebut menjadi pengantar menuju acara utama peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.

Selanjutnya, Ketua Pengadilan Agama Ngawi, Miftahul Huda, S.Ag., M.H., memberikan sambutan kepada seluruh peserta yang hadir. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan pentingnya menjadikan peringatan Maulid Nabi sebagai momentum untuk meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam menjalankan kehidupan, termasuk dalam melaksanakan tugas dan memberikan pelayanan kepada masyarakat. Nilai-nilai kejujuran, amanah, kedisiplinan, kesabaran, serta keteladanan Nabi Muhammad SAW diharapkan dapat diterapkan dalam pelaksanaan tugas di lingkungan Pengadilan Agama Ngawi. Peringatan tersebut tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga diharapkan mampu memberikan penguatan spiritual bagi seluruh aparatur. Dengan demikian, semangat keteladanan Rasulullah SAW dapat tercermin dalam sikap dan perilaku sehari-hari.
Memasuki acara inti, kegiatan dilanjutkan dengan Tausiyah Maulid Nabi Muhammad SAW yang disampaikan oleh Wakil Ketua Pengadilan Agama Ngawi, Ahsan Dawi, S.H., S.H.I., M.S.I. Tausiyah tersebut menjadi bagian utama kegiatan sebagai sarana untuk memperdalam pemahaman mengenai keteladanan Nabi Muhammad SAW serta relevansinya dalam kehidupan dan pelaksanaan tugas. Melalui tausiyah, para peserta diajak untuk menjadikan akhlak Rasulullah SAW sebagai pedoman dalam membangun sikap yang baik, amanah, dan bertanggung jawab. Pesan tersebut menjadi penting bagi aparatur peradilan dalam menjalankan tugas pelayanan dan penegakan hukum dengan penuh integritas. Kegiatan kemudian berlangsung dalam suasana penuh perhatian dan kekhidmatan dari para peserta.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan Khotmil Qur’an di Pengadilan Agama Ngawi diharapkan dapat menjadi momentum untuk memperkuat keimanan, meningkatkan kecintaan kepada Rasulullah SAW, serta menumbuhkan semangat untuk mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan dan pekerjaan. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa profesionalitas dalam menjalankan tugas perlu berjalan seiring dengan akhlak dan nilai-nilai spiritual. Dengan semangat keteladanan Rasulullah SAW, seluruh aparatur diharapkan mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dengan sikap yang santun, adil, dan penuh tanggung jawab.
“Mari kita jadikan Maulid Nabi bukan sekadar peringatan, tetapi sebagai momentum untuk meneladani akhlak Rasulullah SAW dan mengamalkannya dalam setiap langkah kehidupan serta pelaksanaan tugas.”
Page 9 of 131
Jam Pelayanan :
Hari Senin - Kamis : 08.00 - 16.00 WIB
Istirahat : 12.00 - 13.00 WIB
___________________________
Hari Jumat : 07.30 - 16.00 WIB
Istirahat : 11.00 - 13.00 WIB
Copyright © 2024 Team IT Pengadilan Agama Ngawi