Tautan Terkait :
- Mahkamah Agung RI
- Kepaniteraan MA RI
- Badan Pengawasan MA RI
- Ditjen Badilag
- PTA Surabaya
- Pemkab Ngawi

Pengadilan Agama (PA) Ngawi kembali mengikuti rangkaian Bimbingan Teknis (Bimtek) pada agenda hari kedua yang dilaksanakan pada Jumat, 5 Desember 2025. Kegiatan berlangsung secara tatap muka melalui forum resmi yang diikuti oleh berbagai instansi pemerintah, termasuk perwakilan dari PA Ngawi. Dalam kegiatan ini, PA Ngawi diwakili oleh Siddiq Nur Iman, S.H., yang hadir sebagai peserta untuk menyerap materi terkait peningkatan kualitas pelayanan publik. Agenda hari kedua difokuskan pada pemahaman konsep Service Excellent dan pentingnya komunikasi efektif bagi aparatur layanan. Kehadiran PA Ngawi menjadi wujud komitmen lembaga dalam meningkatkan mutu pelayanan kepada masyarakat pencari keadilan.
Materi inti pada agenda hari kedua dipaparkan melalui presentasi berjudul Service Excellent, yang menekankan pentingnya vokal, verbal, dan visual dalam komunikasi pelayanan. Pemateri menyampaikan bahwa lebih dari 55% persepsi masyarakat terhadap pelayanan dibentuk melalui bahasa tubuh atau visual, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh intonasi suara dan pilihan kata. Penjelasan ini memberikan wawasan baru bagi peserta mengenai bagaimana setiap interaksi layanan dapat mempengaruhi citra lembaga. Peserta juga diberikan pemahaman tentang killer words dan magic words yang dapat membangun atau merusak pengalaman pengguna layanan. Melalui materi ini, aparatur diharapkan mampu lebih berhati-hati dan profesional dalam setiap bentuk komunikasi.

Selain itu, peserta agenda hari kedua juga diajak memahami konsep Moment of Truth, yaitu titik kritis ketika pengguna layanan membentuk kesan terhadap institusi. Pemateri menjelaskan bahwa kegagalan komunikasi dapat berakibat pada hilangnya kepercayaan publik, menurunnya produktivitas, bahkan merusak reputasi lembaga. Oleh karena itu, setiap petugas layanan dituntut untuk memiliki empati, kesabaran, serta kemampuan merespons keluhan masyarakat secara tepat. Di dalam sesi diskusi, peserta juga diberikan contoh kasus yang menunjukkan bagaimana komunikasi yang salah dapat menimbulkan salah persepsi dan konflik. Materi ini menegaskan bahwa pelayanan terbaik bukan hanya soal kecepatan, tetapi juga tentang kemampuan memahami kebutuhan pengguna layanan.
Dalam penutupan sesi, pemateri kembali mengingatkan peserta mengenai pentingnya membangun budaya pelayanan yang humanis dan solutif. Kegiatan hari kedua ini memberikan wawasan menyeluruh mengenai strategi pelayanan terintegrasi, mulai dari teknik komunikasi, pengelolaan komplain, hingga upaya service recovery. Siddiq Nur Iman, S.H. sebagai perwakilan PA Ngawi menyimak seluruh materi dengan saksama dan akan menjadi penghubung dalam mengaplikasikan hasil bimtek di lingkungan PA Ngawi. Dengan adanya peningkatan kapasitas pegawai melalui pelatihan seperti ini, diharapkan kualitas layanan PA Ngawi semakin meningkat. “Pelayanan yang baik adalah pelayanan yang mampu memberi nilai tambah dan menciptakan pengalaman positif bagi masyarakat,” demikian pesan penting yang disampaikan pemateri dalam sesi penutup. RF
Jam Pelayanan :
Hari Senin - Kamis : 08.00 - 16.00 WIB
Istirahat : 12.00 - 13.00 WIB
___________________________
Hari Jumat : 07.30 - 16.00 WIB
Istirahat : 11.00 - 13.00 WIB
Copyright © 2024 Team IT Pengadilan Agama Ngawi